Waketum Partai Garuda: Tingkat Bahaya Ganja Lebih Rendah dari Morfin

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menyetujui usulan legalisasi ganja demi kebutuhan medis.
"Morfin itu dilarang, karena bagian dari Narkotika golongan tinggi, ganja itu tidak seberapanya morfin. Tapi morfin boleh digunakan ke pasien untuk proses pengobatan. Tentu dasarnya ada, baik dasar aturan maupun dasar secara medis. Begitupun Ganja, harus memiliki dasarnya juga, " kata Teddy seperti dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter pribadinya @TeddGus, Sabtu (2/7/2022).
Menurutnya, penggunaan narkotika untuk kebutuhan medis bukan hal baru. "Sehingga untuk ganja yang tingkat bahayanya lebih rendah dari Morfin, apalagi berasal dari tumbuhan alami, tentu akan lebih mudah diizinkan untuk medis," imbuh Teddy.
Teddy sempat menyinggung soal Santi Waraswati, seorang ibu pejuang legalisasi ganja demi mengobati anaknya, yang saat ini masih bertahan dengan penyakit cerebral palsy (CP).
Teddy meminta sang ibu agar menelusuri lebih lanjut terkait cara pengobatan serta kebenaran penggunaan ganja demi mengobati buah hatinya.
"Ada kejadian dimana seorang ibu meminta anaknya diberi ganja untuk pengobatan. Tentu harus jelas, apakah itu penilaian sang ibu atau memang berdasarkan hasil medis, tapi pihak dokter tidak berani memberikan karena bertentangan dengan aturan. Ini dulu yang harus jelas, sehingga ada dasarnya, " ujar eks Dewan Pakar PKPI itu.
Oleh karena itu, kata Teddy, jika memang berdasarkan hasil media tidak ada obat lain selain ganja, maka tentu saja hal itu tidak menjadi masalah lantaran takarannya jelas untuk medis.
"Sesuatu yang dianggap berbahaya, menjadi tidak berbahaya ketika tepat dalam penggunaannya dan berdasarkan ilmu, " tukas dia.
1. Ada kejadian dimana seorang ibu meminta anaknya diberi ganja utk pengobatan. Tentu hrs jelas, apakah itu penilaian sang ibu atau memang berdasarkan hasil medis, tapi pihak dokter tdk berani memberikan karena bertentangan dgn aturan. Ini dulu yg hrs jelas, sehingga ada dasarnya pic.twitter.com/ZtkCEv2kvU
— Teddy Gusnaidi (@TeddGus) July 1, 2022
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


