Udara Jakarta Pagi Ini Masuk 3 Besar Terburuk di Dunia

AKURAT.CO Warga Jakarta perlu mewaspadai kualitas udara pada Senin (5/10/2026) pagi.
Berdasarkan pemantauan IQAir, udara di Ibu Kota berada dalam kategori tidak sehat dan menempatkan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara terburuk ketiga di dunia.
Data IQAir pada pukul 05.00 WIB mencatat indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada di level 172.
Angka tersebut menunjukkan kondisi udara yang berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap polusi.
Dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk saat itu, Jakarta berada di bawah Delhi, India, yang mencatat AQI 379 dan Dhaka, Bangladesh, dengan AQI 198.
Sementara itu, Kolkata berada di posisi keempat dengan AQI 169, disusul Lahore, Pakistan, dengan AQI 164.
Kondisi kualitas udara tersebut berkaitan dengan tingginya konsentrasi partikulat halus PM2,5. Paparan polutan jenis ini perlu menjadi perhatian, khususnya bagi kelompok sensitif.
Secara umum, kualitas udara dikategorikan baik ketika AQI berada pada rentang 0-50.
Baca Juga: Presiden Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI, Puluhan Satuan Baru Bakal Diresmikan
Pada level 51-100, kualitas udara masuk kategori sedang dan mulai berpotensi memengaruhi kelompok atau lingkungan yang sensitif.
Adapun AQI 101-199 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Level 200-299 tergolong sangat tidak sehat, sedangkan 300-500 masuk kategori berbahaya karena dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius.
Dengan AQI 172, kondisi Jakarta pada Senin pagi berada di kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dan menjadi salah satu kota dengan polusi udara tertinggi di dunia pada waktu pemantauan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








