Mampukah Pramono Anung Tuntaskan PR yang Tertinggal di Jakarta?

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memikul pekerjaan rumah, atau PR, yang tidak ringan.
Di tengah ambisi membangun Jakarta sebagai kota global, ia juga harus menuntaskan sejumlah proyek yang telah lama menjadi warisan pemerintahan sebelumnya.
Salah satu yang menjadi perhatian Pramono adalah transportasi publik. Menurut dia, sejumlah proyek harus segera diselesaikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
"Seperti yang selalu saya sampaikan, saya ingin menyelesaikan persoalan yang belum selesai dari pemerintahan sebelumnya," katanya, usai menghadiri Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).
Pramono menilai pengembangan LRT Jakarta menjadi kunci memperkuat jaringan transportasi massal ibu kota. Saat ini, LRT yang melayani rute Kelapa Gading-Velodrome belum mampu berdiri secara mandiri karena jumlah penumpang masih rendah.
Menurut dia, kondisi itu akan berubah ketika jalur diperpanjang hingga Manggarai. Pramono memperkirakan jumlah penumpang yang saat ini sekitar empat ribu orang per hari bisa melonjak menjadi 60 ribu hingga 80 ribu orang per hari.
"Kalau LRT dari Kelapa Gading hanya berhenti sampai Velodrome, sampai kapan pun LRT itu tidak akan pernah untung dan tidak akan mandiri," ujarnya.
Ia menyebut perpanjangan lintas Velodrome-Manggarai akan menjadikan LRT sebagai tulang punggung baru transportasi publik di Jakarta. Setelah itu, jalur akan diteruskan hingga Dukuh Atas dengan investasi sekitar Rp2,1 triliun.
Pramono optimistis proyek tersebut dapat selesai pada akhir 2028 karena tidak memerlukan pembebasan lahan.
Selain transportasi, perhatian Pramono juga tertuju pada pembangunan yang lebih merata. Ia menegaskan Jakarta Barat tidak boleh tertinggal dibanding wilayah lain.
Baca Juga: Pramono Siapkan Rp3,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menyelesaikan pembangunan Flyover Latumenten yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik kemacetan terparah di ibu kota. Proyek itu ditargetkan rampung akhir tahun ini.
Di saat yang sama, pembangunan MRT lintas timur-barat juga terus dikebut. Jalur tersebut akan melintasi sebagian besar wilayah Jakarta Barat dan menghubungkannya dengan Jakarta Pusat hingga Jakarta Timur.
Namun, bagi Pramono, pembangunan fisik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia juga ingin mengembalikan fungsi ruang publik dan wajah sungai Jakarta.
Salah satunya dengan menata danau di kawasan Setiabudi, tepatnya di samping Hotel St. Regis. Pramono mengaku sengaja berjalan kaki untuk memeriksa langsung kondisi kawasan tersebut.
"Alhamdulillah, baunya sudah berkurang banyak," katanya.
Baca Juga: Pramono: Makna Kemerdekaan Adalah Membuat Warga Jakarta Merasa Aman dan Nyaman
Harapan serupa juga disematkan pada Sungai Cideng di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah dilakukan pengerukan, kawasan itu diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman dengan jalur pedestrian dan tepian sungai yang dapat dinikmati warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







