Dalami Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Polisi Kumpulkan Bukti dan Saksi

AKURAT.CO Polisi menangkap Maulana Yunus (34), terduga pelaku teror bom yang mengancam SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengungkap motif di balik ancaman bom.
Pelaksana Tugas (Plt) Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech, mengatakan pelaku ditangkap di kediamannya di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, sekitar pukul 12.00 WIB.
"Tidak ada perlawanan saat ditangkap," kata Alpino, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: Tim Gegana Diterjunkan untuk Penyisiran SDN 15 Srengseng Sawah Usai Dapat Ancaman Bom
Saat ini, penyidik masih mendalami motif pelaku mengirimkan ancaman bom melalui pesan WhatsApp kepada pihak sekolah. Polisi juga terus mengumpulkan barang bukti serta memeriksa saksi-saksi untuk melengkapi proses penyidikan.
Kasus ini bermula ketika seorang guru dan staf tata usaha SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menerima pesan ancaman bom melalui aplikasi WhatsApp sekitar pukul 06.28 WIB pada Senin (13/7/2026). Ancaman tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian sekitar pukul 07.21 WIB.
Salah seorang guru SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Subekti, mengatakan situasi di sekolah saat itu tetap dikendalikan agar tidak menimbulkan kepanikan di kalangan siswa yang tengah mengikuti upacara pembukaan MPLS.
"Saat itu sedang upacara, kita kondisikan biar tetap stabil dan tenang. Saya melapor ke RT kemudian lapor Polsek," ujar Subekti.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Metro Jaya langsung melakukan sterilisasi dan penyisiran di seluruh area sekolah. Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menghentikan sementara seluruh aktivitas belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi sebagai langkah antisipasi sekaligus memberi ruang bagi aparat melakukan penyisiran menyeluruh.
Baca Juga: SDN 15 Srengseng Sawah Diteror Bom Saat Hari Pertama Sekolah, Ini Kronologi Lengkapnya
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim, menegaskan keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.
"Keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah adalah prioritas utama. Pemprov DKI berkoordinasi penuh dengan kepolisian untuk memastikan situasi benar-benar aman sebelum kegiatan sekolah kembali berjalan normal," kata Chico sebelumnya.
Setelah proses sterilisasi dinyatakan selesai dan situasi dipastikan aman, aktivitas sekolah kembali berlangsung dengan pengawasan aparat. Polisi kini fokus mendalami latar belakang dan motif pelaku untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam aksi teror tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi




