Eksploitasi Dan Kekerasan Anak Belum Tertangani Baik Di Ibu Kota

AKURAT.CO Kasus penculikan Malika Anastasya membuka tabir sesungguhnya bahwa eksploitasi dan kekerasan anak belum mendapat perhatian semestinya dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, mengatakan, kinerja Pemprov DKI dalam memberikan perlindungan terhadap anak belum maksimal.
"Saya kira harus ada prioritas Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, sekarang ini yang tidak punya beban politik. Maka harus ada prioritas bagaimana menangani gerakan-gerakan perlindungan anak yang harus ditangani Pemerintah Jakarta," jelasnya saat dihubungi wartawan, Selasa (10/1/2023).
Menurut Arist, perlindungan terhadap anak perlu perhatian mendalam, agar kasus penculikan, eksploitasi anak sebagai budak seks, pengamen dan pemulung tidak lagi terjadi di ibu kota.
"Situasi di Jakarta saat ini sangat mengkhawatirkan bagi anak-anak. Apakah itu perdagangan manusia, penculikan, perbudakan seks, anak jalanan cukup tinggi di DKI Jakarta," ujarnya.
Data yang dimiliki Komnas PA mencatat kekerasan terhadap anak di Jakarta terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebanyak 21 persen anak-anak di ibu kota masih terlantar dan tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
"Jadi kehadiran Pemprov DKI itu harus memprioritaskan bagaimana melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi yang sangat menakutkan sekarang ini," tutur Arist.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



