Akurat Logo

Eksploitasi Dan Kekerasan Anak Belum Tertangani Baik Di Ibu Kota

Citra Puspitaningrum | 10 Januari 2023, 22:05 WIB
Eksploitasi Dan Kekerasan Anak Belum Tertangani Baik Di Ibu Kota

AKURAT.CO Kasus penculikan Malika Anastasya membuka tabir sesungguhnya bahwa eksploitasi dan kekerasan anak belum mendapat perhatian semestinya dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, mengatakan, kinerja Pemprov DKI dalam memberikan perlindungan terhadap anak belum maksimal.

"Saya kira harus ada prioritas Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, sekarang ini yang tidak punya beban politik. Maka harus ada prioritas bagaimana menangani gerakan-gerakan perlindungan anak yang harus ditangani Pemerintah Jakarta," jelasnya saat dihubungi wartawan, Selasa (10/1/2023).

Menurut Arist, perlindungan terhadap anak perlu perhatian mendalam, agar kasus penculikan, eksploitasi anak sebagai budak seks, pengamen dan pemulung tidak lagi terjadi di ibu kota.

"Situasi di Jakarta saat ini sangat mengkhawatirkan bagi anak-anak. Apakah itu perdagangan manusia, penculikan, perbudakan seks, anak jalanan cukup tinggi di DKI Jakarta," ujarnya.

Data yang dimiliki Komnas PA mencatat kekerasan terhadap anak di Jakarta terus meningkat dari tahun ke tahun. Sebanyak 21 persen anak-anak di ibu kota masih terlantar dan tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

"Jadi kehadiran Pemprov DKI itu harus memprioritaskan bagaimana melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi yang sangat menakutkan sekarang ini," tutur Arist. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.