Viral Video TNI-Polri Paksa Warga Vaksinasi di Depok, Koramil: Hoax!

AKURAT.CO, Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam Koramil 05 Sawangan Pelda Dedy menanggapi viralnya sebuah video yang memperlihatkan seorang TNI dan Polisi yang dinarasikan melakukan pemaksaan vaksin Covid-19 terhadap seorang warga.
Dedy menegaskan narasi dalam video itu hoax. Faktanya, tindakan itu merupakan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial M yang mengamuk sambil membawa senjata tajam dan meresahkan warga.
"Tidak benar video itu paksa vaksin, anggota kami membantu warga menenangkan ODGJ yang meresahkan karena membawa senjata tajam," ungkap Dedi kepada wartawan, Senin (7/2/2022).
Dedy menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (4/2) peka lalu. Saat itu, warga meminta bantuan Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD dan Bhabinkamtibmas Polri, Kelurahan Duren Mekar, untuk menenangkan seorang warga penderita ODGJ.
"Diketahui Mulyadi ini mengalami depresi sejak mendapatkan pemutusan hubungan kerja dari perusahaan tempatnya bekerja, jadi karena depresi setelah diberhentikan kerja pada saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu," kata Dedy.
Dedy mengatakan pada saat itu, M mengancam warga tanpa alasan yang jelas. Bahkan istri dan ketua RW di tempat tinggalnya menjadi korban.
“Istrinya sering dipukuli dan Ketua RW dipukul hingga giginya rontok,” ungkap Dedy.
Babinsa bersama Bhabinkamtimas, petugas Puskesmas, dan Dinas Sosial Kota Depok berusaha merelokasi pria itu ke Rumah Sakit Jiwa. Suntikan yang hendak diberikan kepada M merupakan obat penenang yang diberikan oleh pihak puskesmas.
"Mulyadi berhasil diamankan dan diberikan (disuntik) obat penenang dari pihak Puskesmas. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit Dr H Marzoeki Mahdi didampingi pihak keluarga," jelasnya.
Sebelumnya, Video seorang TNI menindih dan memiting seorang pria di Depok viral di media sosial. Banyak yang menarasikan jika anggota TNI tersebut memaksa untuk menyuntikkan vaksin.
Video tersebut viral setelah dibagikan oleh akun TikTok atas nama @koranseruya.
"Istighfar, istighfar, divaksin ini divaksin, cuma divaksin," sebut orang dalam video berdurasi 15 detik yang beredar di masyarakat.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang



