Akurat Logo

5 Fakta Menarik Pilkades di Tangerang yang Direbutkan Pasangan Suami Istri

Sabdi Imanuel Manuleus | 11 Oktober 2021, 11:10 WIB
5 Fakta Menarik Pilkades di Tangerang yang Direbutkan Pasangan Suami Istri

AKURAT.CO Sebuah peristiwa unik terjadi di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar di Tangerang. Salah satu desanya, Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, mempertarungkan calon kepala desa yang masih dalam satu keluarga, yaitu antara suami dengan istrinya. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta unik terkait pasutri yang menjadi rival dalam perebutan kursi kepala desa. 

1. Tidak ada calon 

Cerita menarik bemula saat proses pendaftaran Pilkades dibuka. Proses pendaftaran ini pun sebenarnya sempat ditunda karena adanya kasus Covid-19. Meski begitu, sejak awal proses pendaftaran calon kepala desa, tidak ada satu pun calon yang mendaftar. Padahal, durasi pendaftaran calon kepala desa tersebut telah diperpanjang sebanyak dua kali. 

2. Tidak boleh tunggal

Sejumlah kebijakan memang telah ditetapkan untuk mengatur jalannya proses pencalonan hingga pelantikan kepala desa. Salah satunya adalah dalam proses pencalonan, calon kepala desa tidak boleh melawan kotak kosong atau menjadi calon tunggal. Dengan aturan ini, maka mau tidak mau, dalam proses pendaftaran tersebut, harus ada calon kepala desa lain untuk menjadi lawan dari incumbent atau kepala desa yang telah menjabat sebelumnya. 

3. Mendaftarkan istrinya

Demi memenuhi aturan tersebut, akhirnya, kepala desa petahana, Mohammad Sofa, memutuskan untuk mencalonkan sang istri menjadi penantangnya. Sang istri akhirnya menjadi lawan suaminya untuk melengkapi administrasi dan menghindari calon tunggal. Sang suami, kepala desa incumbent mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan sang penantang, yang juga merupakan istrinya, Udriah, mendapatkan nomor urut 2. 

4. Menjabat sejak 2015

Mohammad Sofa telah menjalani periode pertama jabatannya sebagai seorang kepala desa sejak tahun 2015 lalu. Ketika itu, Sofa mendapatkan lawan yang bukan istrinya. Meski begitu, ia melenggang menjadi kepala desa Mekar Kondang. Sedangkan, proses Pilkades ini diketahui telah berjalan dengan lancar dan tidak ada kesenjangan. Selain itu, baik Sofa maupun Udriah telah menyatakan bahwa keduanya telah siap dengan risiko apa pun terkait menang atau kalah dalam proses pemilihan kepala desa ini.

5. Mohammad Sofa menang telak

Pilkades di Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang telah digelar pada hari Minggu (10/10) lalu. Dari hasil perhitungan suara, sang petahana, Muhammad Sofa, berhasil memenangkan pertarungan dengan perolehan jumlah suara 3.417 sedangkan sang istri, Udriah, hanya mendapatkan 167 suara. Dengan ini, Mohmmad Sofa kembali menjalankan jabatannya sebagai kepala desa di periode kedua. 

Sedangkan Pilkades serentak yang digelar di 77 desa di 26 kecamatan di Kabupaten Tangerang dan diikuti oleh 306 calon kepala desa ini telah dilakukan pada hari Minggu (10/10) lalu.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.