Akurat Logo

Ini Alasan Si 'Kancil' Tak Menggonggong Saat Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Khaerul S | 15 November 2018, 23:55 WIB
Ini Alasan Si 'Kancil' Tak Menggonggong Saat Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

AKURAT.CO, Teka-teki pembunuhan sadis yang menewaskan satu keluarga di Bekasi mulai terungkap, diduga pelakunya berinisial HS dan masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Maka dari itu, mengapa anjing korban yang berjenis mongrel pada saat kejadian tak menggonggongkan suaranya. Itu tak lain karena HS dan korban memiliki hubungan keluarga, otomatis kancil sapaan anjing korban sudah mengenal betul HS.

Tetangga dan penghuni rumah kontrakan menyebut tak mendengar Si Kancil menggonggong. Padahal biasanya, Si Kancil menggonggong bila bertemu orang baru. Tapi pada saat kejadian, Senin (12/11) tengah malam hingga Diperum, Maya dan dua anaknya Sarah dan Arya ditemukan tewas pukul 06.30 WIB, Selasa (13/11), Si Kancil tak juga menyalak.

"Kalau penghuni yang sudah lama mondar-mandir di sini, biasanya dia mengendus doang. Cuma pas malam kejadian itu nggak menggonggong sama sekali, diam malah. Nggak dengar gonggongan," kata Hilarius, salah satu penghuni kontrakan di lantai 2, Kamis (15/11).

Sedangkan Si Kancil yang juga jadi perhatian dalam kasus ini, sudah "diselamatkan" rumah korban yang masih terpasang garis polisi. Anggota komunitas penyayang anjing, Stevan kembali datang dan meminta izin membawa Si Kancil.

"Si Kancil sekarang di shelter Depok," kata Stevan.

Sementara itu, diketahui dari pemeriksaan sementara, HS mengelak membunuh satu keluarga di Bekasi. Tapi polisi melakukan pemeriksaan dari bukti-bukti yang ditemukan termasuk bercak darah di mobil dan celana HS.

Dari kamar kos di Cikarang, polisi menyita celana berwarna hitam, yang juga terdapat noda bercak darah. Sedangkan di mobil HS ditemukan bercak darah di seat belt, gagang pintu kanan, pedal gas, termasuk di karpet bawah kemudi.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A