Akurat Logo

Sindir Pengusaha Soal NJOP, Sandiaga: Kalau Naik Protes, Begitu Untung Diam

| 12 Juli 2018, 11:05 WIB
Sindir Pengusaha Soal NJOP, Sandiaga: Kalau Naik Protes, Begitu Untung Diam

AKURAT.CO, Gubernur Anies menaikan Nilai Jual Objek pajak (NJOP) di beberapa wilayah dinasnya. Beberapa pihak tak setuju bila NJOP dinaikkan, pasalnya kebijakan itu dinilai semakin mempersulit warga DKI Jakarta yang berbisnis properti.

Tanggapi itu, Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, gelombang protes tersebut adalah hal yang wajar karena mereka belum merasakan dampak positif dari kebijakan tersebut. Dia juga menyebut tempo menaikan NJOP ini sudah dalam waktu yang tepat.

"Kapan waktu yang tepat buat penguasa? begitu naik pasti protes. Jadi kita ngerti ini ternyata biasa, pasti komplain dulu terus begitu udah untung, diam. Itu saya tahu banget karena saya adalah pengusaha," kata Sandiaga di
 Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Kendati begitu, Sandiga meyakini bila kebijakan menaikkan NJOP ini nantinya dapat diterima oleh warga dan pengusaha properti di Jakarta.

"Jadi saya semakin yakin bahwa keputusan kita menyesuaikan NJOP ini bisa diterima. Dan tidak ada satu pun juga investor waktu kami kemarin lakukan roadshow (ke Singapura) yang menanyakan kebijakan kita tentang NJOP ini," katanya.

Menurut Sandiaga, menaikkan NJOP dapat membuka ruang menumbuhkan investasi di bidang properti, imbasnya pada terciptanya lapangan kerja baru.

"Disampaikan bahwa pemerintah Provinsi DKI sekarang sangat memberikan ruuang untuk investasi di bidang properti, untuk mengajar penciptaan lapangan kerja nya," tukasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.