Peduli Warga, Polri Gelar Pangan Murah di Tanah Abang

AKURAT.CO Sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses pangan terjangkau, Polsek Metro Tanah Abang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah pada Jumat (19/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Pos Terpadu RW 005, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ini menyediakan beras Bulog SPHP seharga Rp55.000 per kantong 5 kilogram.
Sebanyak 60 kantong beras ludes terjual hanya dalam waktu kurang dari dua jam.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri dalam membantu masyarakat, tidak hanya pada aspek hukum dan keamanan.
“Kami ingin Polri bukan hanya hadir saat masyarakat menghadapi masalah hukum atau keamanan, tetapi juga dalam persoalan sehari-hari seperti kebutuhan pangan. Ini bagian dari pengabdian kami untuk masyarakat,” kata Susatyo.
Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki, menyampaikan bahwa kegiatan pangan murah ini mendapat sambutan meriah dari warga.
“Warga sangat antusias, bahkan sebelum jam satu siang antrean sudah mengular. Ini bukti nyata bahwa program pangan murah sangat dibutuhkan. Ke depan, kami akan coba tingkatkan jumlah pasokan agar bisa menjangkau lebih banyak warga,” ujarnya.
Baca Juga: Impor BBM Satu Pintu Lewat Pertamina Dinilai Perlu Kajian Mendalam
Salah seorang warga, Nurhayati (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Terima kasih untuk bapak-bapak polisi yang sudah peduli sama kami. Harga beras sekarang mahal, jadi bantuan seperti ini sangat meringankan. Mudah-mudahan bisa sering diadakan,” ucapnya.
Penjualan beras dilakukan dengan pengawasan aparat kepolisian bersama pengurus lingkungan setempat. Kegiatan berakhir pukul 15.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri








