Jakarta Kembali Dikepung Banjir, Air Capai Hampir 3 Meter di Cawang, 53 RT Terendam

AKURAT.CO Banjir besar kembali melanda Jakarta setelah hujan ekstrem mengguyur wilayah ibu kota dan sekitarnya. Kombinasi derasnya curah hujan dan luapan Sungai Ciliwung menyebabkan 53 RT di sejumlah wilayah tergenang air hingga mencapai hampir 3 meter.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, wilayah Cawang, Jakarta Timur, mengalami dampak terparah. Tinggi genangan air di daerah ini mencapai 270 cm.
“Tercatat ada 7 RT di Kelurahan Cawang yang terendam dengan ketinggian air mencapai 270 cm, atau hampir setinggi 3 meter,” ungkap Kapusdatin BPBD Jakarta, Yohan, Minggu (6/7/2025).
Jakarta Timur memang menjadi kawasan yang paling parah terdampak. Selain Cawang, Kelurahan Bidara Cina dilaporkan memiliki 14 RT terendam dengan ketinggian air antara 180 hingga 210 cm, serta Cililitan dengan 2 RT terendam hingga 190 cm.
Wilayah Kampung Melayu juga terdampak cukup serius dengan 4 RT terendam banjir setinggi 155 cm, dan Balekambang yang mencatat genangan setinggi 50 cm di 3 RT.
Baca Juga: Musim Libur, Jangan Lewatkan Diskon 30 Persen Berwisata ke 9 Desa Wisata Bakti BCA
Di Jakarta Selatan, wilayah Pengadegan dan Rawa Jati juga terdampak. Pengadegan melaporkan 2 RT terendam air setinggi 110 cm, sedangkan Rawa Jati melaporkan 7 RT yang tergenang dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 120 cm.
Tak hanya itu, hujan lokal dengan intensitas tinggi juga menyebabkan banjir di Jakarta Barat. Di Kelurahan Sukabumi Selatan, 2 RT terendam hingga 1 meter.
Selain merendam permukiman warga, banjir kali ini juga melumpuhkan sejumlah ruas jalan penting, seperti kawasan Green Garden, Kedoya, dan Jalan Raya Kembangan.
Menghadapi kondisi ini, BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Gulkarmat bergerak cepat melakukan penyedotan air di titik-titik kritis.
“Kami terus memonitor kondisi di setiap wilayah dan memastikan semua tali air berfungsi optimal. Kebutuhan dasar untuk warga yang terdampak juga sedang disiapkan. Genangan ini kami targetkan untuk surut secepat mungkin,” ujar Yohan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengupayakan penanganan cepat, sembari mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









