Road to Masjid Agung, Ramadan Under The Dome Jadi Akar Pembangunan Fasilitas Ibadah di PIK 2

AKURAT.CO PIK 2 Ramadan Under The Dome disebut bukan hanya sekadar festival bulan suci, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pengembangan fasilitas keagamaan yang lebih besar di Kawasan PIK 2.
Managing Director Spike Air Dome, Ryan Adrian, menyebut, terdapat banyak hal unik dari penyelenggaraan Ramadan Under The Dome.
Salah satunya adalah konsep acara yang terpusat di satu lokasi. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang terkesan terpisah.
Selain itu, PIK 2 Ramadan Under The Dome juga menjadi festival Ramadan terbesar yang pernah digelar di kawasan tersebut.
"Jadi, harapannya ini menjadi yang pertama. Sekaligus awal dari sesuatu yang lebih besar," kata Ryan, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/3/2025).
Baca Juga: PIK 2 Ramadan Under The Dome: Bukti Inklusivitas untuk Semua Keberagaman
Selain berbuka puasa, acara ini juga menghadirkan tausiyah dan siraman rohani, yang merupakan bagian dari perjalanan membangun pusat ibadah di Kawasan PIK 2.
Sebagai pengingat, pengembang PIK 2, Agung Sedayu Group (ASG), memang tengah berencana membangun masjid megah dengan kapasitas tampung hingga 5.000 jemaah.
Rencana itu mencuat seiring berjalannya pembangunan Masjid Al-Ikhlas PIK di Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang.
"Selama ini, PIK 2 ini kami belum ada fasilitas masjid yang besar. Jadi, ini adalah salah satu road to masjid agung)," kata Ryan.
"Karena kami sedang membangun fasilitas-fasilitas ibadah yang besar. Masjid-masjid, ada juga masjid agung. Jadi, ini adalah road to masjid-masjid yang sedang kami bangun," lanjutnya menjelaskan.
Baca Juga: Buka Puasa di Bawah Dome? PIK II Hadirkan Pengalaman Unik Ramadan
Pembangunan Masjid Agung Asadiyah PIK merupakan proyek besar yang telah dirancang oleh pihak pengembang.
Masjid ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga pusat pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat muslim.
Rencana pembangunan dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama ASG, Nono Sampono, yang menyebutkan jika semua berjalan lancar, masjid ini akan selesai pada akhir 2026.
"Kami juga laporkan kepada Bapak Menteri Agama dan hadirin sekalian bahwa bila semuanya lancar dan tidak ada halangan, kami berencana akan membangun lagi sebuah masjid yang lebih besar, yang berkapasitas sekitar lima ribu jemaah," jelas Nono.
Baca Juga: Hari Pertama Ramadan Under the Dome di PIK II Disambut Antusiasme Tinggi, Tiket Ludes Terjual
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







