Akurat Logo

Pengunjung Kepulauan Seribu Meningkat Saat Libur Natal

Mukodah | 25 Desember 2024, 20:30 WIB
Pengunjung Kepulauan Seribu Meningkat Saat Libur Natal

 

AKURAT.CO Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke sejumlah pulau mencapai lebih dari seribu orang saat libur Natal.

"Angka pastinya 1.191 wisatawan yang berasal dari mancanegara dan Nusantara," ujar Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, dalam keterangannya, Rabu (25/12/2024).

Dari 1.191 wisatawan yang berkunjung ke berbagai pulau di Kepulauan Seribu, sebanyak 58 orang berasal dari mancanegara dan 1.133 orang merupakan wisatawan lokal.

Baca Juga: Cara Melacak Santa Claus pada Malam Natal Lewat Internet

Para wisatawan datang dari berbagai pintu masuk, antara lain Dermaga Marina Ancol sebanyak 338 orang, Dermaga Muara Angke 570 orang, Dermaga Tanjung Pasir 221 orang dan Dermaga Cituis 62 orang.

"Jumlah wisatawan yang datang ke wilayah Kepulauan Seribu akan terus bertambah hingga Tahun Baru 2025," kata Sonti.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menjelaskan, pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) difokuskan pada sektor pariwisata.

Baca Juga: Sinopsis Film Sonic The Hedgehog 3 Tayang di Bioskop Indonesia, Siap Ramaikan Libur Natal 2024!

"Wilayah Kepulauan Seribu ini tidak ada gereja, akan tetapi justru malah banyak rekan-rekan dari daratan yang berwisata ke sini," katanya saat meninjau Pos Pengamanan Nataru di Kepulauan Seribu, Selasa (24/12/2024).

Churniawan mengimbau agar pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk mengecek kelayakan kapal yang berlayar dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta, menuju Kepulauan Seribu.

Menurutnya, hal ini sangat perlu diantisipasi untuk keselamatan penumpang, terutama terkait dengan kelayakan kapal.

Baca Juga: Cara Buat Ucapan Natal dan Tahun Baru dengan ChatGPT

"Kapasitas penumpang selalu jadi konsentrasi petugas. Jangan sampai kelebihan muatan yang malah membahayakan saat di tengah laut," demikian Churniawan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK