Kemenag DKI Jakarta Gelar Rakerwil, Fokus Tingkatkan Daya Saing dan Kesejahteraan Umat

AKURAT.CO Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dengan tema Menyatukan Langkah Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing Umat.
Agenda ini bertujuan merumuskan program-program berkualitas yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Ali Ramdhani, yang hadir mewakili Menteri Agama, menekankan pentingnya sinergi antarunit kerja serta adaptasi terhadap program prioritas nasional.
Ia menyoroti dua kata kunci utama yang menjadi arah kebijakan, yakni peningkatan daya saing dan kemaslahatan masa depan.
“Tema ini membutuhkan landasan nilai yang kuat. Kami memperkenalkan prinsip ADIB sebagai panduan utama, yaitu Adaptif, Dedikatif, Berintegritas, dan Berdampak,” ujar Ali Ramdhani dalam pembukaan Rakerwil, Kamis (19/12/2024).
Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, 19 Desember 2024: Stabil Tanpa Perubahan
Ia menjelaskan, Rakerwil menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan keagamaan yang tidak hanya berbasis dogma, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moderasi beragama yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan generasi dengan daya saing tinggi yang mampu membawa kemaslahatan bagi bangsa,” tambahnya.
Salah satu program strategis yang dibahas adalah penyiapan infrastruktur untuk program makan siang bergizi di madrasah dan pesantren.
Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan kesejahteraan peserta didik.
Selain itu, kerukunan antarumat beragama menjadi fokus penting dalam mendorong daya saing bangsa.
Ali Ramdhani menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengajarkan pemahaman agama, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.
Rakerwil yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang berdampak nyata pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan umat.
Baca Juga: Duka Mendalam: Adik Ignasius Jonan Wafat Saat Bersepeda di Surabaya
Sekjen mengingatkan bahwa setiap program yang dirancang harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar menjadi bagian dari laporan administrasi.
“Buatlah catatan dan langkah nyata agar setiap program yang kita jalankan benar-benar meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan umat. Teruslah berinovasi dan berkolaborasi demi masa depan bangsa yang lebih cerah,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








