PDIP: Bela Rocky Gerung, HMI Kenapa Bakar Bendera?

AKURAT.CO Tim Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan (PDIP) mempertanyakan mengapa aktivis HMI harus membakar bendera partai, ketika aksi membela Rocky Gerung, di Cikini, Jakpus, Jumat (4/8/2023). Tindakan tersebut harus dibayar dengan laporan polisi, karena PDIP merasa ada perbuatan melawan hukum.
Anggota Tim BBHAR PDIP, Triwilyono Susilo menyesalkan kejadian tersebut. Mahasiswa dituduh melanggar ketertiban umum dan merusak aset partai dengan membakar bendera PDIP.
"Aksi itu kan yang membela Rocky Gerung, ada peristiwa itu kan akhirnya terjadi sebuah pembakaran bendera PDI Perjuangan, ini kan tindakan yang kita sesalkan. Mengapa bendera PDIP yang dibakar," kata Triwilyono.
Menurutnya, HMI dalam aksi tersebut mengedepankan nuansa kebencian. "Ini yang sangat kita sesali, seharusnya itu kan mahasiswa itu yang didepankan moral dan etika, yaitu gagasannya, bukan kebencian, seperti itu," kata dia.
Tindakan pembakaran bendera partai, ujarnya, bisa memancing emosi banyak pihak. HMI yang kadernya banyak masuk ke partai politik, seharusnya memahami konsekuensi dari tindakan pembakaran bendera.
"HMI kan merupakan kader-kader intelektual yang mengedepankan intelektualnya, tapi dengan peristiwa pembakaran ini, ini kan mencederai sendiri, HMI sendiri," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





