Corona Gerus Elektabilitas Anies Baswedan, Gerindra: Survei itu Sebagai Upaya Memotret Persepsi Publik

AKURAT.CO, Partai Gerindra DKI Jakarta tak keberatan dengan hasil survei dari Indikator Politik Indonesia yang menyebut elektabilitas Gubernur Anies Baswedan anjlok di musim Covid-19 ini.
Walau sebagai salah satu partai Pendukung Gubernur Anies, namun hal ini tak menjadi soal buat partai Besutan Prabowo Subianto itu.
Wakil ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif mengatakan, hasil survei tersebut merupakan karya ilmiah yang berusaha memotret presepsi publik. Pihaknya menghargai hal itu.
"Itu sebagai upaya memotret persepsi publik," kata Syarif saat dihubungi AKURAT.CO Selasa (9/6/2020).
Pada musim pandemi ini kepala daerah memang sedang mendapat panggung. Elektabilitas dua kepala Daerah yakni Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo melejit naik. Tetapi tidak dengan Anies Baswedan yang malah merosot.
Elektabilitas Ganjar pada Februari 2020 berada di 9,1 persen. Pada Mei 2020, naik menjadi 11,8 persen. Sementara Ridwan Kamil pada Februari tahun ini elektabilitasnya hanya 3,8 persen dan naik pada Mei 2020 menjadi 7,7 persen.
Lalu elektabilitas Anies Baswedan menurun dari 12,1 persen pada Februari 2020 menjadi 10,4 persen pada Mei 2020. "Saya hormati survey itu,"pungkas Syarif.
Menurut hasil survey Indikator Politik Indonesia, penanganan pandemi Covid-19 dari setiap kepala daerah memang sangat berpengaruh pada elektabilitas mereka. Corona dapat mengubah peta elektoral karena menjadi lahan kepala daerah menunjukan taringnya.
Syarif mengatakan, walau elektabilitas Anies anjlok namun, penanganan pandemi di Jakarta yang dilakukan mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu sudah bagus dan hal itu diakui oleh masyarakat Ibu Kota sendiri.
"Sudah bagus. justru realitanya sudah bagus menurut warga Ibu Kota," tutupnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





