Akurat Logo

Jadi Wakil Ketua DPRD, Putri Zulhas akan Dorong Isu Pendidikan dan Perempuan ke Pemprov DKI

| 3 Oktober 2019, 17:20 WIB
Jadi Wakil Ketua DPRD, Putri Zulhas akan Dorong Isu Pendidikan dan Perempuan ke Pemprov DKI

AKURAT.CO, Putri ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Zita Anjani, ditunjuk menjadi wakil ketua DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 mendatang.

Zita mengaku bakal mengedepankan isu-isu pendidikan ke DPRD untuk didorong ke eksekutif dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta agar masalah seputar pendidikan di Jakarta bisa menjadi salah satu fokus Pemda DKI.

"Pertama pendidikan karena kan background saya pendidik," kata Zita saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta Kamis (3/10/2019).

Tak hanya masalah pendidikan, isu lain yang hendak didorong politikus 29 tahun ini adalah isu-isu seputar masalah perempuan dan anak, agar kedepannya Pemprov DKI bisa menyiapkan anggaran tersendiri bagi masalah-masalah sosial di Jakarta yang bersinggungan dengan isu tersebut.

"Yang kedua, tentunya kebijakan-kebijakan dan anggaran yang pro wanita dan anak. Jadi saya mewakili wanita, satu-satunya di unsur pimpinan supaya ke depannya kebijakan juga anggaran itu bisa berpihak kepada wanita dan anak," tegasnya.

Selain itu, Zita mengaku dengan jabatannya saat ini, dirinya akan benar-benar melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemprov DKI baik masalah pengelolaan anggaran maupun masalah pengambilan kebijakan yang lain.

"Tentunya saya pengen, khususnya, mengawal nantinya. Kan dari unsur pimpinan kita mengawal ya. Supaya nantinya kebijakan-kebijakan yang diambil entah dalam bentuk Perda atau kebijakan lainnya, atau dalam anggaran, itu betul-betul berkualitas," imbuhnya.

Pengalaman duduk diparlemen apalagi menjadi salah satu pimpinan dewan baru dirasakan Zita kali ini. Soal pengalaman, founder gerakan mengajar 1000 guru ini terang - terangan mengakui masih sangat minim.

Untuk itu dia mengatakan bakal terus menggali ilmu sebanyak-banyaknya dan terus belajar selagi masih dipercaya duduk di wakil parlemen Kebon Sirih.

"Punya pengalaman legislatif yang baru. Pertama kali di sini. Jadi tentunya aku harus lebih banyak belajar lagi," tutupnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.