Yayasan Rumah Juang Indonesia Apresiasi Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

AKURAT.CO Yayasan Rumah Juang Indonesia, mengapresiasi kinerja pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.
Ketua Pembina Yayasan Rumah Juang Indonesia, Muh Ageng Dendy Setiawan, mengatakan, konflik internasional yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran telah memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian dunia.
Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga energi serta mengganggu rantai pasok global.
Di tengah situasi tersebut, Dendy menilai pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan baik.
“Stabilitas ini terlihat dari terkendalinya inflasi, terjaganya sektor pangan, serta kebijakan energi yang mampu meredam gejolak harga BBM,” ujarnya.
Baca Juga: Pramono Minta Maaf Atas Lambannya Penanganan Zebra Cross di Soepomo
APBN Jadi Peredam Gejolak
Dendy juga menyoroti peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Menurutnya, kebijakan subsidi dan pengelolaan fiskal yang adaptif menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi daya beli masyarakat.
“Pemerintah berhasil menjadikan APBN sebagai shock absorber untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Dendy menilai kebijakan menjaga stabilitas harga BBM, khususnya BBM bersubsidi, menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Di tengah potensi lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah, kemampuan pemerintah menjaga harga BBM adalah langkah strategis yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari masyarakat sipil, Yayasan Rumah Juang Indonesia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis dan mendukung kebijakan pemerintah.
“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap solid dan optimistis. Stabilitas yang terjaga hari ini adalah hasil kerja bersama yang harus terus didukung,” tutup Dendy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








