Arah Ekonomi RI dari Masa ke Masa: Mencari Sosok Arsitek Ideal

AKURAT.CO Pada suatu masa yang kini terasa jauh, ekonomi Indonesia tak sekadar dirancang, ia diperjuangkan. Di ruang-ruang sempit pengasingan dan diskusi intelektual, gagasan tentang keadilan, kemanusiaan, dan kemerdekaan ekonomi dirajut oleh para pendiri bangsa.
Nama seperti Sutan Sjahrir dan Mohammad Hatta bukan hanya tercatat sebagai tokoh politik, melainkan sebagai pemikir yang menimbang masa depan bangsa dengan kedalaman filsafat dan ketajaman analisis ekonomi-politik.
Sjahrir, dengan horizon intelektual yang melampaui zamannya, menyerap pemikiran Eropa dari Karl Marx hingga Friedrich Engels, juga gagasan sosial-demokrat seperti Otto Bauer dan Rosa Luxemburg. Namun, ia tidak larut dalam dogma.
Bagi Sjahrir, ideologi tidak boleh menjelma menjadi tirani baru. Ekonomi, dalam pandangannya, harus membebaskan manusia, bukan menindasnya dalam nama sistem.
Pengalaman bersama buruh mengajarkannya satu hal yang sederhana sekaligus radikal: keadilan sosial tidak pernah lahir dari eksploitasi.
Maka, bersama Hatta, ia membangun fondasi perjuangan yang menempatkan pendidikan politik dan pembangunan manusia sebagai inti. Kemerdekaan, bagi mereka, bukan sekadar lepas dari kolonialisme, tetapi juga pembebasan dari kebodohan struktural yang mengakar.
Hatta melangkah lebih jauh dengan menjadikan koperasi sebagai sokoguru ekonomi. Pilihan itu bukan romantisme desa, melainkan hasil pembacaan jernih atas struktur masyarakat Indonesia yang agraris dan komunal sekaligus rentan terhadap dominasi modal besar.
Dalam koperasi, Hatta melihat wajah ekonomi yang berkeadilan: solidaritas yang hidup, distribusi yang lebih merata, dan manusia yang tidak sekadar menjadi alat produksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








