AKURAT.CO Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, baru-baru ini mengungkapkan bahwa pada pertengahan Januari 2025, departemennya mungkin akan mulai menggunakan langkah akuntansi khusus untuk menghindari pelanggaran batas utang negara.
Manuver ini dilakukan agar pemerintah AS tetap dapat membayar kewajibannya tanpa melanggar batas utang yang telah ditetapkan. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan manuver akuntansi khusus dan bagaimana langkah ini dapat mencegah pelanggaran?
Dilansir Reuters, Senin (30/12/2024), Manuver akuntansi khusus adalah serangkaian langkah yang diambil oleh Departemen Keuangan untuk menjaga kas negara tetap terkelola dengan baik tanpa melanggar batas utang yang telah ditetapkan oleh kongres.
Pada dasarnya, ini adalah cara untuk memanipulasi aliran kas pemerintah dengan menunda atau mengalihkan pembayaran kepada beberapa pihak, seperti dana pensiun pegawai federal atau pembelian sekuritas.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kas negara tetap cukup untuk membayar kewajiban pemerintah tanpa melewati batas utang yang telah disepakati.
Baca Juga: Utang AS Menggunung, Elon Musk: di Ambang Kebangkrutan
Menurut Yellen, pada 2 Januari 2025, batas utang baru akan dihitung berdasarkan jumlah utang yang belum dibayar. Namun, Departemen Keuangan akan mendapatkan sedikit ruang gerak karena utang yang belum dibayar diperkirakan akan berkurang sekitar USD54 miliar berkat penebusan sekuritas.
Menurut Yellen, pada 2 Januari 2025, batas utang baru akan dihitung berdasarkan jumlah utang yang belum dibayar. Namun, Departemen Keuangan akan mendapatkan sedikit ruang gerak karena utang yang belum dibayar diperkirakan akan berkurang sekitar USD54 miliar berkat penebusan sekuritas.
Meski demikian, ruang gerak ini diperkirakan hanya akan bertahan hingga 14-23 Januari 2025, setelah itu langkah-langkah khusus harus diambil.
Seperti yang diketahui, pemerintah AS saat ini dihadapkan pada kenyataan bahwa batas utang yang ditetapkan oleh Kongres sering kali terlalu ketat dan tidak selalu sesuai dengan kebutuhan fiskal negara.
Dengan menggunakan langkah-langkah akuntansi khusus, Departemen Keuangan dapat "menggeser" pembayaran atau menunda kewajiban yang tidak mendesak untuk memberikan waktu lebih banyak bagi Kongres untuk mencapai kesepakatan mengenai peningkatan atau penangguhan batas utang.
Namun, langkah-langkah ini hanya bersifat sementara dan tidak dapat terus digunakan dalam jangka panjang. Jika batas utang tidak dinaikkan atau ditangguhkan oleh Kongres, manuver akuntansi ini bisa menjadi tidak efektif, dan pemerintah akan menghadapi kebuntuan fiskal yang dapat mempengaruhi pasar keuangan dan ekonomi secara keseluruhan.
Kebijakan pembatasan utang ini memiliki dampak langsung pada pasar keuangan, terutama dalam hal biaya pinjaman. Ketika Departemen Keuangan mengurangi penjualan utang pemerintah jangka pendek, suku bunga bisa mengalami penurunan sementara, yang akan memberikan dampak jangka panjang bagi pinjaman dan investasi.
Namun, langkah-langkah ini hanya bersifat sementara dan tidak dapat terus digunakan dalam jangka panjang. Jika batas utang tidak dinaikkan atau ditangguhkan oleh Kongres, manuver akuntansi ini bisa menjadi tidak efektif, dan pemerintah akan menghadapi kebuntuan fiskal yang dapat mempengaruhi pasar keuangan dan ekonomi secara keseluruhan.
Kebijakan pembatasan utang ini memiliki dampak langsung pada pasar keuangan, terutama dalam hal biaya pinjaman. Ketika Departemen Keuangan mengurangi penjualan utang pemerintah jangka pendek, suku bunga bisa mengalami penurunan sementara, yang akan memberikan dampak jangka panjang bagi pinjaman dan investasi.
Jika kebuntuan ini berlanjut, bisa terjadi peningkatan biaya pinjaman yang lebih tinggi di masa depan, yang pada gilirannya akan membebani perekonomian AS dan mempengaruhi negara-negara lain yang berhubungan erat dengan ekonomi AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









