Akurat Logo

Perang Dagang Memanas Lagi, China Minta Bantuan WTO Urus AS

Demi Ermansyah | 18 Juli 2024, 10:14 WIB
Perang Dagang Memanas Lagi, China Minta Bantuan WTO Urus AS

AKURAT.CO China dikabarkan meminta bantuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk membentuk sebuah panel ahli guna menyelesaikan perselisihan terkait subsidi kendaraan listrik di bawah Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) Amerika Serikat (AS). 

Seperti yang diketahui, China sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia, membuka sengketa WTO pada akhir Maret pasca pemerintahan Biden mengesahkan IRA. 
 
Dimana undang-undang ini memberikan kredit pajak miliaran dolar untuk mendukung konsumen dalam membeli kendaraan listrik dan perusahaan dalam memproduksi energi terbarukan, sejalan dengan upaya Gedung Putih untuk mengurangi emisi karbon di sektor listrik AS.
 

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa negaranya tidak berhasil mencapai solusi dengan AS melalui konsultasi yang dapat melindungi hak dan kepentingan industri mobil listriknya. Oleh karena itu, mereka memajukan kasusnya di WTO.

"IRA mengecualikan produk dari anggota WTO seperti China, dengan secara artifisial menetapkan hambatan perdagangan dan menaikkan biaya transisi energi hijau," kata Kementerian Perdagangan China, Wang Wentao melalui lansiran Reuters.
 
Oleh karena itu China, lanjut pernyataan tersebut, mendesak AS untuk mematuhi peraturan WTO dan berhenti menyalahgunakan kebijakan industrinya untuk merusak kerja sama internasional dalam hal perubahan iklim.

Langkah China ini menunjukkan ketegangan yang berlanjut antara China dan AS dalam kebijakan perdagangan dan industri.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.