Akurat Logo

Dorong Inovasi dan Ekonomi Digital, BI Gelar Kompetisi Hackathon 2024

Silvia Nur Fajri | 29 April 2024, 20:34 WIB
Dorong Inovasi dan Ekonomi Digital, BI Gelar Kompetisi Hackathon 2024

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) telah menggelar kompetisi Hackathon 2024 sebagai upaya untuk menggali ide-ide inovatif dalam memanfaatkan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan machine learning untuk memajukan ekonomi dan keuangan digital di Indonesia.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, kompetisi ini bertujuan untuk mencari solusi inovatif yang dapat mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional. Acara ini merupakan kolaborasi erat antara BI, industri, dan masyarakat, serta menjadi yang pertama kali diselenggarakan oleh BI.

"Hackathon Bank Indonesia 2024 merupakan kompetisi untuk mencari solusi inovatif dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional," kata Perry Perry dalam Kick-Off & Seminar BI Hackaton 2024, Senin (29/4/2024).

Dalam acara Peluncuran dan Seminar Hackathon BI 2024, Perry menjelaskan bahwa BI telah mendukung digitalisasi, terutama dalam ekonomi keuangan digital nasional, karena hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengangkat kemajuan ekonomi nasional ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga: Pertamina Energy Hackathon 2.0 Selesai, Ini Inovasi Para Pemenang

Digitalisasi diperkirakan akan meningkatkan produktivitas, menciptakan peluang kerja, dan mendorong inovasi, terutama di kalangan generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan. Indonesia dianggap sebagai salah satu negara yang cepat dalam proses digitalisasi, termasuk dalam sektor ekonomi keuangan.

"Dan kita harus berbahagia berbangga bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang sangat cepat dalam digitalisasi termasuk digitalisasi ekonomi keuangan nasional," ujarnya.

BI telah berperan aktif dalam memajukan ekonomi keuangan digital, terutama sejak meluncurkan Blue Print Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2019-2025. Capaian digitalisasi sistem pembayaran, seperti QR Code Indonesia Standard (QRIS) dan infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional BI-Fast, telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung ekonomi keuangan digital.

Pada kuartal I-2024, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah transaksi QRIS, mencapai pertumbuhan sebesar 175,44% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna mencapai 48,12 juta dan jumlah pedagang mencapai 31,61 juta.

Kompetisi Hackathon BI 2024 menjadi wadah bagi talenta terbaik Indonesia untuk menghadirkan solusi inovatif berbasis teknologi dalam mendukung ekonomi digital.

Tema kompetisi ini, “Artificial Intelligence & Machine Learning for Digital Economy and Finance in Indonesia”, dipilih untuk merespons perkembangan digitalisasi yang semakin masif, dengan fokus pada penggunaan kecerdasan buatan dan machine learning sebagai solusi inovatif dalam menghadapi tantangan ekonomi dan keuangan digital

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.