Miliarder Dan CEO Di AS Ogah Pekerjakan Mahasiswa Pro Palestina

AKURAT.CO Miliarder Amerika Serikat (AS), Bill Ackman mengaku tidak mau mempekerjakan mahasiswa dari Universitas Harvard yang menyatakan dukungannya pada Palestina. Ackman bahkan meminta Universitas Harvard untuk merilis nama-nama mahasiswa yang mendukung Palestina.
"Saya telah ditanya oleh sejumlah CEO apakah Harvard akan merilis daftar anggota dari masing-masing organisasi Harvard yang telah mengeluarkan surat, yang memberikan tanggung jawab penuh atas tindakan keji Hamas kepada Israel. Ini untuk memastikan bahwa tidak ada di antara kita yang secara tidak sengaja mempekerjakan salah satu dari mereka," Tulis Ackman, pemilik Pershing Square Capital Management di akun X (Twitter) pribadinya.
Belum ada kejelasan terkait ‘sejumlah CEO’ yang dimaksud Ackman dalam cuitannya itu. Namun menurut Forbes, CEO yang dimaksud Ackman adalah CEO DoveHill Capital Management Jake Wurzak dan CEO EasyHealth David Duel.
Baca Juga: Beri Dukungan Penuh, Inggris Kirim Dua Kapal Dan Pesawat Pengintai Demi Bantu Israel
Pernyataan Ackman ini buntut dari pernyataan yang dikeluarkan Harvard Palestine Solidarity Group yang mengatakan serangan yang dilakukan Hamas ke Israel pada Sabtu (7/10) adalah sebab dari kesalahan Israel. Oleh karena itu, Israel lah yang harus bertanggung jawab atas semua kekerasan yang terjadi.
Pernyataan ini ditandatangani oleh 33 organisasi mahasiswa di Universitas Harvard, diantaranya Harvard College Pakistan Student Association, Harvard Islamic Society, Harvard Kennedy School Muslim Caucus, dan sebagainya.
Ackman menganggap dukungan yang diberikan oleh organisasi mahasiswa Harvard terhadap Palestina itu merupakan dukungan pada teroris yang telah membunuh anak-anak di Israel.
"Seseorang seharusnya tidak dapat bersembunyi di balik perisai perusahaan ketika mengeluarkan pernyataan yang mendukung tindakan teroris, yang sekarang kita ketahui telah membunuh anak Israel, di antara tindakan-tindakan tercela yang tak terbayangkan," katanya.
Bill Ackman merupakan lulusan Harvard yang memiliki kekayaan bersih sebesar USD3,5 miliar. Ackman menikah dengan wanita Israel bernama Neri Oxman, profesor di Massachusetts Institute of Technology.
Selain itu, mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers juga mengunggah cuitannya yang menyalahkan Universitas Harvard karena dinilai gagal mengutuk Hamas secara eksplisit.
"Mengapa kita tidak bisa memberikan jaminan bahwa Universitas berdiri tegak melawan teror Hamas kepada para mahasiswa yang ketakutan ketika 35 kelompok dari sesama mahasiswa tampaknya menyalahkan semua kekerasan pada Israel?" tulis Summers di akun X-nya.
Hingga saat ini Israel terus melancarkan serangannya ke jalur Gaza. Tercatat 2.670 warga Palestina telah tewas dan 9.600 lainnya terluka, sebagian besar korbannya adalah anak-anak dan wanita. Sementara korban tewas di Israel berjumlah 1.300 dan 3.400 lainnya mengalami luka-luka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya
- 10Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa








