Akurat Logo

5 Fakta Menarik Bernard Arnault, dari Bekerja di Konstruksi hingga Jadi Bos Louis Vuitton

| 22 November 2022, 14:05 WIB
5 Fakta Menarik Bernard Arnault, dari Bekerja di Konstruksi hingga Jadi Bos Louis Vuitton

AKURAT.CO Merek fesyen mewah kenamaan Louis Vuitton menjadi sorotan publik, usai menghadirkan dua pemain terbaik sepanjang masa Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam iklan mereka. Louis Vuitton menunjuk dua mega bintang itu sebagai bintang iklan dalam perilisan seri koper terbaru mereka untuk edisi spesial Piala Dunia 2022. 

Alhasil, foto iklan tersebut menjadi viral dan perbincangan, pasalnya hal itu merupakan sesuatu yang sangat langka. Laporan menyebutkan, Louis Vuitton harus mengeluarkan biaya fantastis untuk meneken kontrak kedua pemain bola tersebut. 

Berdasarkan laman resmi perusahaan induk Louis Vuitton, LVMH (Moët Hennessy-Louis Vuitton), CEO Louis Vuitton saat ini adalah Bernard Arnault. Lantas, seperti apakah sosok Bernard Arnault sang pemilik brand fesyen terkemuka di dunia ini?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik mengenai Bernard Arnault.

1. Lulusan Sarjana Teknik

Bernard Arnault adalah pria kelahiran Roubaix, Prancis pada tanggal 5 Maret 1949. Ia bersekolah di Maxence Van Der Meersch High School di Roubaix. Setelah lulus, Arnault melanjutkan studinya di École Polytechnique dan berhasil meraih gelar sarjana teknik di tahun 1971.

2. Mengawali karier di dunia konstruksi

Setelah berhasil lulus dengan gelar sarjana teknik, pada tahun yang sama Bernard Arnault bergabung dengan perusahaan ayahnya, Ferret Savinel yang bergerak di bidang konstruksi. Tujuh tahun kemudian Arnault dipercaya menjadi ketua di Ferret Savinel. Pada tahun yang sama, ia mengalihkan fokus perusahaan ke bidang real estate dan mengganti nama perusahaan menjadi Ferret Inc. 

3. Membeli Christian Dior hingga menjadi CEO Louis Vuitton

Pada tahun 1984, Bernard Arnault tertarik dengan industri pakaian mewah, ia pum memutuskan untuk membeli Financier Agache, perusahaan yang menjual barang mewah. Setahun kemudian, bersama dengan Antonie Bernheim dia membeli Christian Dior dengan harga USD 15 juta.

Dua tahun setelah membeli Christian Dior, tepatnya pada 1987, Arnault berinvestasi pada perusahaan LVMH. Kemudian, pada 1989 nilai sahamnya mencapai 43,5 persen dari aset LVMH yang membuatnya menggeser posisi Racamier menjadi CEO perusahaan barang mewah tersebut.

4. LVMH di bawah kepemimpinan Bernard Arnault

Grup LVMH mengelola kurang lebih 70 brand fesyen dan kosmetik, termasuk di antaranya Louis Vuitton. Arnault terus berupaya mengembangkan perusahaan brand mewah tersebut dengan mengekspansi usahanya. Ia nekat membuka toko fesyen mewah Louis Vuitton pertama di Tiongkok saat orang-orang di sana bahkan tidak tertarik untuk membeli mobil. Pada tahun 2019, LVMH menginvestasikan sebesar USD 3,2 miliar untuk grup perhotelan mewah yang mengelola 46 hotel, kapal pesiar, dan kereta api, bernama Belmond.

5. Masuk jajaran orang terkaya di dunia

Berkat kesuksesannya mengelola perusahaan barang-barang mewah, Bernard Arnault mencatatkan namanya dalam jajaran orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes. Ia berada di urutan kedua dengan kekayaan sebesar USD 175,5 miliar atau sekitar Rp2.752 triliun.

Bernard Arnault juga dianugerahi gelar kehormatan Grand Officier de la Légion d'Honneur dan Commandeur des Arts et des Lettres dari Pemerintah Prancis. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.