Akurat Logo

Pemerintah Gandeng IsDB, Untuk Membangun Infrastruktur Jalan Trans South-South Tahap 2

Deddy Siregar | 6 Juni 2022, 20:15 WIB
Pemerintah Gandeng IsDB, Untuk Membangun Infrastruktur Jalan Trans South-South Tahap 2

AKURAT.CO, Pemerintah Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan Trans South-South tahap 2 (TRSS-2) dengan Islamic Development Bank (IsDB) yang dilaksanakan pada hari ini, Senin (6/6/22).

Penandatangan tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pengetasan kemiskinan di seluruh Jawa bagian Selatan serta untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi jalan melalui pengembangan atau pembangunan ruas jalan baru sepanjang jalan selatan pulau Jawa.

“Ruas jalan yang akan dibangun berlokasi di propinsi Jawa Timur dan DI Yogyakarta. Jalan tol dengan estimasi panjang sekitar 67.78 km (termasuk jembatan sepanjang 443.1 m) akan meliputi wilayah kabupaten Tulungagung, Blitar, Malang, dan Bantul. Selain dengan IsDB, pembiayaan infrastruktur ini juga bekerja sama dengan Bank Pembangunan Asia (ADB), dengan modalitas pendanaan terpisah. Selanjutnya implementasi pembangunan jalan dan jembatan tersebut akan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” tulis keterangan pers yang diterima, pada Senin (6/622).

Selain itu, IsDB juga berpartisipasi dalam pembiayaan proyek TRSS-1 sebesar 250 juta USD yaitu untuk Service Ijarah 15 juta USD dan Istisnaa sebesar 235 juta USD, dimana perjanjian pembiayaan ditandatangani pada tanggal 16 Mei 2017 dan akan closed pada tahun 2023.

“Pembiayaan TRSS ini merupakan bagian dari keseluruhan komitmen kerja sama Pemerintah Indonesia dan IsDB untuk terus mengembangkan kemitraan pembangunan dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara anggota dan ekonomi terbesar IsDB,” jelasnya.

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung  oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, dengan Vice President (Operation) IsDB, Mr. Mansur Muhtar dan disaksikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati beserta Presiden IsDB, Dr. Muhammad Sulaiman Al Jaseer.

Dengan adanya kerja sama tersebut, Indonesia bersama IsDB akan berkomitmen untuk membangun kemitraan yang sejajar dan saling membantu termasuk dalam pengembangan kerja sama pengetahuan dan pengalaman terbaik.()

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.