Akurat Logo

Menguak Gaji Pemeran Film Dewasa, Bayaran Aktor dan Aktrisnya Ternyata Beda!

Khaerul S | 22 Januari 2021, 13:05 WIB
Menguak Gaji Pemeran Film Dewasa, Bayaran Aktor dan Aktrisnya Ternyata Beda!

AKURAT.CO Kamu pernah menonton film dewasa? Pernahkah berpikir berapa gaji para pemainnya?

Keberadaan film dewasa mungkin menjadi barang yang tidak asing dan tabu lagi di era melejitnya budaya populer dewasa ini. 

Meski dikritik dan dikecam karena isinya yang dianggap tak senonoh, nyatanya film ini menjadi industri yang cukup masif. Bahkan, industri ini sangat berkembang di beberapa negara.

Melansir dari laman High on Brands, Jumat (22/1/2021), saat ini industri pornografi memiliki nilai lebih dari US$97 miliar. Dengan uang sebanyak itu kalian bisa memberikan makan sekitar 4,8 miliar orang.

Namun, seperti industri film pada umumnya, industri ini juga berhadapan dengan masalah pembajakan yang sangat berat.

Di Hollywood, setidaknya ada 600 film yang dirilis dan diperkirakan dapat menghasilkan keuntungan sebesar US$10 miliar.

Melihat industri yang bernilai masif tersebut, lantas berapa bayaran yang didapat oleh para pemainnya?

Salah satu bintang porno terkenal, Hillary Scott, mendapatkan gaji sekitar US$250 ribu atau setara dengan Rp2,9 miliar (mengacu kurs Rp14.627 per dolar AS) dalam kontrak setahun.

Gaji ini lebih banyak dari gaji rata-rata karyawan Apple dan seorang ahli bedah di Amerika Serikat.

Namun, bagi para pemain yang belum punya nama, dalam sekali produksi, seorang pemain perempuan dapat menghasilkan US$600 sampai US$2.000 atau setara Rp8,8 juta-Rp29 juta.

Meski demikian, jumlah tersebut tidak didapat oleh pemain pria. Di Hollywood, pemain pria hanya mendapatkan US$150 atau setara dengan Rp2,1 juta per produksi.

Para pemain pria dapat memperoleh pendapatan banyak apabila mereka bermain dalam film porno genre gay.

Ya, meski nominal gaji pemeran film dewasa ini tergolong fantastis, namun ini semua bukanlah hal yang baik. Selain melanggar norma-norma yang ada, para pemain rentan mendapatkan berbagai penyakit menular seksual. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A