Akurat Logo

TikTok Bakal Kena Banned, Konten Kreator dan Pebisnis Kecil AS Kelimpungan

Demi Ermansyah | 7 Januari 2025, 18:27 WIB
TikTok Bakal Kena Banned, Konten Kreator dan Pebisnis Kecil AS Kelimpungan

AKURAT.CO Kabar bahwa TikTok terancam dilarang di Amerika Serikat membuat banyak kreator konten dan pemilik bisnis kecil kelimpungan. Platform yang selama ini menjadi ladang penghasilan dan sarana membangun komunitas digital menghadapi ujian besar. 

Jika aturan yang memaksa TikTok memutus hubungan dengan ByteDance, perusahaan induknya asal China, tidak dipatuhi, TikTok bisa saja menghilang dari pasar Amerika.

Bagi banyak kreator, TikTok bukan hanya sekadar aplikasi. Fitur-fitur seperti live streaming dan program penghargaan menjadi andalan untuk menghasilkan uang.
 
Gillian Johnson, misalnya, seorang pembuat film muda, mengaku menggunakan pendapatan dari TikTok untuk membeli perlengkapan seperti lensa kamera dan perangkat lunak pengeditan. 
 
“TikTok sangat membantu saya membangun karier, tapi sekarang saya harus mulai mencari alternatif,” katanya melalui lansiran Business insider, dikutip Selasa (7/1/2025).
 

Tidak hanya kreator, bisnis kecil seperti milik Brandon Hurst juga terdampak. Sebagai penjual tanaman, ia menggandakan pendapatannya setelah bergabung dengan TikTok. “Algoritmanya sangat efektif untuk menjangkau pelanggan baru. Kalau TikTok dilarang, saya harus mulai dari nol di platform lain,” ujarnya.

Namun, ancaman ini membuat banyak kreator mulai mempersiapkan diri. Beberapa sudah menjajal platform alternatif seperti Instagram dan YouTube. Bahkan beberapa waktu lalu CEO Billion Dollar Boy, Edward East menyarankan kreator untuk menyimpan semua konten mereka sebagai portofolio digital.
 
“Portofolio ini akan membantu kreator membangun audiens baru di platform lain dan menarik perhatian merek untuk kerja sama,” jelasnya.

Sedangkan di sisi lain, menurut Goldman Sachs memperkirakan ekonomi kreator yang sebagian besar didorong oleh TikTok akan mencapai USD480 miliar pada 2027. 
 
Kehilangan TikTok tentu akan menjadi pukulan besar, terutama bagi kreator yang bergantung pada eksposur unik yang diberikan oleh algoritma platform ini.

Namun, kreator disarankan tetap aktif di TikTok sambil mempersiapkan strategi alternatif. Dengan ancaman larangan yang semakin dekat, keberanian dan kreativitas menjadi kunci untuk bertahan.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.