DPR Optimis Pemerintah Mampu Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Transisi
Demi Ermansyah | 16 Mei 2024, 16:37 WIB

AKURAT.CO Ketidakpastian situasi global saat ini menjadi momok menakutkan bagi seluruh dunia, meskipun begitu Indonesia mampu mencatat pertumbuhan positif sebesar 5,11% di kuartal I-2024 secara Year on Year (YoY).
Melihat optimisme Indonesia di tengah ketidakpastian global, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Puteri Anetta Komarudin mengapresiasi keberhasilan tersebut atas imbas kuatnya aktivitas ekonomi domestik.
"Seperti yang kita ketahui, tercatat aktivitas produksi yang semakin meningkat tercermin dari Prompt Manufacturing Index (PMI) yang berada di Zona Ekspansi yang mencapai 52,8 persen. Lebih tinggi dibanding negara lain seperti China, Korea Selatan, dan Malaysia," ungkapnya di Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Lebih lanjut dirinya menambahkan bahwa pertumbuhan positif ini juga terlihat dari mobilitas masyarakat yang semakin menggeliat hal tersebut ditunjukan dari peningkatan jumlah penumpang di seluruh moda transportasi serta kunjungan wisatawan mancanegara yang tumbuh tinggi hingga 25,43% (yoy).
"Kemudian realisasi investasi juga semakin menguat tercermin dari realisasi penanaman modal yang tumbuh 22,07 persen (yoy) dan belanja modal pemerintah yang tumbuh hingga 17,76 persen (yoy)," ucapnya kembali.
Oleh karena itu dirinya optimis pemerintah ke depan masih mampu menjaga stabilitas politik dan tren pertumbuhan ekonomi positif, di tengah proses transisi kekuasaan.
"Pastinya kami yakin pemerintah mampu menjaga stabilitas politik agar proses transisi pemerintahan berjalan dengan baik. Sehingga, dapat meredam gejolak yang berisiko mengganggu stabilitas perekonomian," tambah puteri
Ia pun berharap dalam proses transisi ini, Pemerintah tetap menjaga sejumlah program untuk meneruskan tren positif pertumbuhan ekonomi di kuartal I, salah satunya program revitalisasi industri pengolahan.
"Sektor (industri pengolahan) ini menjadi penopang utama perekonomian kita dengan kontribusinya sekitar 19 persen. Sektor industri khususnya manufaktur juga merupakan kontributor utama yang memacu kinerja ekspor Indonesia," tegas Puteri.
Kemudian, ia juga mendorong hilirisasi industri agar dapat memberikan multiplier effect secara ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di masa transisi pada pemerintahan selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








