AKURAT.CO Elon Musk diduga selingkuh dengan istri pendiri Google Sergey Brin, Nicole Shanahan.
Wall Street Journal menyebut Musk dan Shanahan terlibat "perselingkuhan singkat" pada musim gugur lalu.
Hal itu pun dituding menjadi penyebab retaknya persahabatan antara Musk dan Brin.
Sementara Brin dikabarkan telah mengajukan cerai dari istrinya itu pada awal Januari dengan alasan "perbedaan yang tidak bisa didamaikan".
Tak lama, Elon Musk pun membantah tudingan menjalin hubungan terlarang dengan istri Sergey Brin.
Lewat akun Twitter pribadinya, Musk menegaskan bahwa hubungannya dengan Brin masih baik-baik saja.
Selain itu, bos Tesla itu mengaku hanya bertemu dengan istri Brin beberapa kali, dan bukan secara private.
"Omong kosong! Sergey dan saya berteman dan berpesta bersama tadi malam! Saya hanya bertemu dengan Nicole dua kali dalam tiga tahun, keduanya dengan banyak orang. Tidak ada hubungan romantis, " tulis Musk, dikutip Selasa (26/7/2022).
"Tidak berhubungan seks sudah lama [hiks]," imbuhnya.
Terlepas dari kebenaran kabar tersebut, menemukan pasangan telah berselingkuh tidak pernah mudah.
Ya, kamu mungkin mencurigai adanya perselingkuhan karena tindakan pasangan yang di luar kebiasaan.
Menurut sebuah penelitian di Universitas Princeton, memperhatikan bahasa tubuh adalah indikator terbaik tentang bagaimana perasaan pasangan yang sesungguhnya.
"Kamu mungkin tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan apa yang tidak benar, tetapi sebenarnya menangkap ribuan isyarat non-verbal yang bisa sangat menggambarkan suatu situasi," kata pakar hubungan bahasa tubuh Patti Wood, dikutip AKURAT.CO, Selasa (26/7/2022).
"Dan, jika otak limbik memberi kamu respons fisiologis terhadap isyarat ini, seperti mual, ketegangan, atau stres, maka percayalah itu."
Wood mengatakan ini karena bahasa tubuh akan menunjukkan ketika orang yang umumnya normal takut mereka akan ditemukan atau merasa bersalah bahwa mereka melakukan sesuatu yang salah.
"Kecuali kamu menjalin hubungan dengan seorang psikopat, narsisis, atau sosiopat, yang tidak merasakan empati secara normal, kebanyakan orang tidak dapat mengendalikan hal ini," jelasnya.
Berikut adalah 10 tanda bahasa tubuh yang harus diwaspadai jika kamu mencurigai pasangan selingkuh.
- Perilaku pasangan berubah saat berkomunikasi lewat telepon
- Jika kamu dan pasangan selalu menjadi tipe yang mesra, dan kemudian tiba-tiba dia mendorongmu menjauh, mungkin ada sesuatu yang terjadi.
- Pasangan menghindari kontak mata. Orang yang bisa menatap lurus ke mata orang lain dan berbohong pasti lebih pada sisi psikopat sehingga penting untuk melihat perbedaannya dan mengetahui ada sesuatu yang tidak benar.
- Mereka lebih menjaga dan merawat diri sendiri
- Mereka menepuk punggung atau mencium pipimu. Ini seperti ketika kamu menulis teks yang sangat panjang kepada seseorang dan pasangan merespons hanya dengan "k."
- Mereka tersenyum atau tertawa ketika kamu mencoba dan melakukan percakapan serius. Wood menegaskan bahwa menghindari percakapan serius, apa pun subjeknya, biasanya merupakan tanda bahwa lawan bicara tidak nyaman.
- Pasangan menunjukkan isyarat cluster negatif. Menurut Psychology Today, isyarat cluster adalah sekelompok perilaku bahasa tubuh yang diterjemahkan menjadi perasaan positif atau negatif. Isyarat cluster negatif bisa menjadi pasangan menjauh ketika kamu mencoba mendekat, menggosok punggungnya, menggaruk mata, atau menyilangkan tangan.
- Pasangan sangat stres atau kesal sepanjang waktu. Beban urusan yang dipikul oleh orang yang mencoba merahasiakannya itu berat. Mereka mungkin merasa tidak enak dan tidak tahu apa yang harus dilakukan atau mereka mungkin mencoba mendorong dirimu menjauh.
- jika kamu melihat pasangan tampak semangat, senang, atau bahkan malu-malu untuk alasan yang tidak dirimu diketahui, mungkin ada sesuatu yang terjadi.
- Pasangan lebih menuntut di tempat tidur. Jika melihat pasangan tiba-tiba ingin mencoba posisi atau teknik baru, itu bisa jadi karena kepercayaan seksual yang baru ditemukan lewat perselingkuhan.
Menurut Wood, waktu terbaik untuk mengonfrontasi pasangan tentang perasaan kamu adalah saat kalian berdua sedang tenang dan dalam suasana hati yang baik.
"Jangan mengungkitnya di saat stres. Latih apa yang ingin kamu katakan dan lakukan dengan tenang sehingga pasangan tidak akan menggunakan emosimu untuk melawan," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen
- 10Marc Marquez Dibayangi 'Kutukan' Mandalika Jelang Tampil di MotoGP Indonesia



