Sulit Percaya Hingga Menutup Diri, Ini 6 Tanda Kamu Mungkin Punya Trust Issues
AKURAT.CO Kepercayaan adalah bagian penting dari hubungan apa pun. Tanpa kepercayaan, sulit untuk memiliki hubungan yang sehat dan bertahan lama. Sayangnya, kamu sangat berpotensi untuk mengembangkan masalah kepercayaan (trust issues) jika pernah mengalami pengkhianatan, pengabaian, atau manipulasi di masa lalu. Hal ini bisa dilakukan oleh teman, pasangan, orang tua, dan lainnya.
Masa kanak-kanak, khususnya hubungan dengan orang tua, dapat memainkan peran yang sangat besar dalam cara kamu melihat sebuah hubungan. Psikolog berlisensi Nicole Beurkens, Ph.D., menyatakan bahwa masalah kepercayaan juga dapat berkembang sebagai akibat dikhianati atau disakiti dalam hubungan sebagai orang dewasa, termasuk teman, anggota keluarga, dan/atau pasangan romantis.
Masalah kepercayaan dapat bermanifestasi dalam berbagai cara. Berikut AKURAT.CO rangkum beberapa tanda umum yang menunjukkan bahwa kamu mungkin memiliki masalah kepercayaan, Rabu (13/4/2022).
Selalu berasumsi orang akan menyakitimu
Kamu berasumsi bahwa orang sengaja melakukan sesuatu untuk menyakitimu. Mungkin sulit untuk menerima isyarat yang baik, pujian, atau cinta, secara umum, karena kamu tidak bisa percaya bahwa itu asli dan bukan kedok untuk motif tersembunyi.
Terlalu tertutup tentang diri sendiri
Dalam banyak kasus, kurangnya kepercayaan dapat membuat kamu membangun tembok antara dirimu dan orang lain. Ketika berinteraksi bahkan dengan orang-orang yang terdekat, kamu mungkin sangat tertutup tentang diri sendiri. Ya, kamu cenderung menghindari hubungan sama sekali karena takut dikhianati atau kecewa.
Menghindari komitmen
Menurut Beurkens orang dengan masalah kepercayaan akan sering mengalami kesulitan dengan komitmen. Ketika mengalami masalah kepercayaan, kamu tidak bisa memercayai pasangan sehingga menghindari komitmen.
Memulai pertengkaran
Ketika kamu merasa tidak percaya dan berasumsi yang terburuk, itu sering kali memicu pertengkaran, bahkan untuk hal-hal kecil sekali pun. Ya, ketika merasa kepercayaanmu dilanggar, itu sering kali bermanifestasi dalam cara yang buruk.
Terlalu protektif
Masalah kepercayaan dapat menyebabkan kamu terlalu protektif dan waspada, baik terhadap diri sendiri maupun orang yang dekat denganmu. Kamu mungkin selalu membayangkan skenario terburuk dalam hubungan, atau berpikir seseorang sedang mencoba menipumu. Itulah sebabnya kamu terlalu protektif pada dirimu sendiri.
Sulit memaafkan
Ketika kepercayaan menjadi masalah, sulit untuk move on setelah pengkhianatan terjadi. Ketidakmampuan untuk memaafkan dan melupakan ini dapat mempengaruhi seluruh hidup kamu, bukan hanya interaksi dengan orang lain. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bersalah, malu, kepahitan, dan penyesalan.
Ketika kepercayaan mengganggu kemampuan kamu untuk membentuk hubungan yang sehat dan stabil, itu juga dapat membuatmu merasa terisolasi, kesepian, dan disalahpahami. Ingat, kamu selalu dapat mengatasi masalah kepercayaan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu




