Akurat Logo

Jumlah Sperma Menurun, Klinik Fertilitas Dibanjiri Pasutri

Khaerul S | 11 Oktober 2017, 18:59 WIB
Jumlah Sperma Menurun, Klinik Fertilitas Dibanjiri Pasutri

AKURAT.CO, Penurunan jumlah sperma dan meningkatnya kanker testis bisa menjadi bom waktu bagi ras manusia di dunia. Para ilmuwan khawatir ras manusia akan berkurang dan terancam punah. Sebagai alternatif, klinik  fertilitas juga dibanjiri pasangan suami dan istri.

Jumlah sperma di Barat mengalami penurunan dalam empat dekade terakhir. "Itu juga berkaitan dengan turunnya tingkat kesuburan para pasangan suami istri," ujar Profesor Niels Skakkebaek dari Universitas Kopenhagen dilansir Daily Mail pada Rabu (11/10).

Apa penyebab penurunan jumlah sperma?

Skakkebaek mengungkapkan makanan yang mengandung pestisida menjadi penyebab manusia. Itu juga mengakibatkan perubahan genetik. "Perubahan dalam gen kita menjelaskan bagaimana yang akan terjadi pada generasi mendatang," ucapnya.

Skakkebaek juga menyalahkan gaya hidup modern dengan banyaknya makanan yang mengandung bahan kimia.  Ia menambahkan bahwa gaya hidup modern berdampak langsung terhadap kualitas spema dan kanker testis. Namun, penelitian tentang hal tersebut tidak banyak dilakukan.

"Kita sudah menunggu terlalu lama penelitian tersebut," ujarnya.

Apakah penurunan jumlah sperma sudah berdampak? Menurut Skakkebaek, dunia seharusnya sudah khawatir. Banyak klinik fertilitas didatangi banyak pasangan yang ingin memiliki anak. "Kini banyak anak yang lahir dengan vitro fertilisation, injeksi sperma, dan menggunakan sperma dari donor," ucapnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A