Akurat Logo

Mengintip Keunikan Masjid Ar Rahmah, Masjid yang 'Mengapung' di Tepi Laut Merah

| 3 Juli 2020, 03:35 WIB
Mengintip Keunikan Masjid Ar Rahmah, Masjid yang 'Mengapung' di Tepi Laut Merah

AKURAT.CO, Masjid merupakan tempat beribadah dan juga pusat kegiatan keagamaan umat Islam. Tanpa mengurangi fungsi utamanya, masjid kini memiliki arsitektur yang lebih beragam, baik dari segi dekorasi interior maupun lokasinya yang unik.

Di Jeddah, terdapat satu masjid unik yang mengapung di tepi Laut Merah dan terletak di sepanjang jalan Cornish. Meski hanya memiliki satu menara utama, masjid ini terlihat megah dengan nuansa putih dan kubah berwarna biru.

Masjid ini pada mulanya memiliki banyak sekali julukan, salah satunya Masjid Fatimah. Namun kini, masjid ini resmi memakai nama Masjid Ar Rahmah.

Sebenarnya, masjid ini tak benar-benar terapung, tetapi hanya lokasinya yang berada di tepi pantai. Masjid ini ditopang di atas pondasi pilar yang cukup banyak, sehingga tampak mengapung di atas air.

Masjid Ar Rahmah mengusung gaya arsitektur modern dan Islam kuno. Di bagian dalam ruang salat dilengkapi dengan hiasan yang indah di langit-langit masjid, lengkap dengan lampu temaram yang menambah kesyahduan bangunan. Selain itu, seperti masjid pada umumnya, Masjid Ar Rahmah juga memiliki dinding yang dihiasi dengan tulisan kaligrafi.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi masjid ini, waktu yang tepat adalah saat matahari terbenam. Kamu bisa menikmati cahaya matahari yang bersiap turun, kemudian digantikan dengan lampu-lampu kuning yang menghangatkan masjid.

Masjid Ar Rahmah akan ramai oleh wisatawan saat musim haji. Masyarakat Indonesia yang memiliki kesempatan menunaikan haji atau umrah juga biasanya tak lupa mampir ke masjid ini. Mereka biasa mengambil paket liburan sehari di Jeddah dengan destinasi wisata yang lebih beragam.

Tertarik berkunjung? Masukkan Masjid Ar Rahmah sebagai salah satu destinasi wisata yang siap dikunjungi setelah pandemi berakhir. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.