BNI Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan

AKURAT.CO - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya para pengungsi selama masa tanggap darurat.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemangku kepentingan terkait melakukan identifikasi kebutuhan di sejumlah wilayah terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Pada tahap awal, BNI melalui program BNI Berbagi menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, serta peralatan dapur.
Bantuan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah, meliputi Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi para pengungsi dan masyarakat terdampak.
Baca Juga: Update Korban Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Luka-luka
“Penyaluran ini merupakan bantuan tahap awal BNI. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk menentukan dukungan lanjutan yang paling dibutuhkan masyarakat,” kata Okki.
Menurut Okki, penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal. BNI akan melanjutkan pemberian bantuan secara bertahap sesuai kebutuhan prioritas di wilayah terdampak.
“Bantuan akan terus kami salurkan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan di lapangan. BNI akan terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan,” kata Okki.
Dukungan BNI tersebut merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia untuk mendukung penanganan dampak bencana secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Operasional dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, BNI memastikan keberlangsungan layanan perbankan di wilayah terdampak tetap terjaga dengan mengutamakan keselamatan pegawai dan nasabah.
Dari 25 outlet BNI di area Ende dan Maumere, sebanyak 24 outlet tetap beroperasi. Satu outlet, yakni KCP Borong, untuk sementara belum dapat beroperasi akibat keretakan pada bangunan yang memerlukan perbaikan. Dari 67 mesin ATM di area tersebut, sebanyak 65 mesin tetap beroperasi, sementara dua mesin ATM di KCP Borong untuk sementara tidak dioperasikan.
Sebagai bagian dari business continuity plan, BNI menyiapkan O-Branch atau layanan gerak untuk melayani transaksi nasabah KCP Borong selama proses perbaikan. Nasabah juga tetap dapat memperoleh layanan melalui jaringan kantor BNI lainnya serta kanal elektronik dan digital.
“Keselamatan pegawai dan nasabah menjadi prioritas. Dengan dukungan jaringan kantor, O-Branch, serta kanal elektronik dan digital, kami memastikan kebutuhan layanan perbankan masyarakat tetap dapat terlayani selama proses pemulihan,” jelas Okki.
Operasional KCP Borong akan dinormalisasi setelah kondisi bangunan dinyatakan aman dan memungkinkan untuk kembali digunakan.
“BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penanganan pascabencana. Kami berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” tutup Okki. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









