Jadi Aplikasi Tersendiri, GoPay Ingin Akuisisi Pengguna Di Luar GoTo

AKURAT.CO GoTo Financial, unit bisnis financial technology GoTo, meluncurkan aplikasi GoPay demi memberikan kemudahan akses finansial kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang selama ini belum menggunakan layanan Gojek dan Tokopedia.
Presiden Unit Bisnis Financial Technology GoTo, Hans Patuwo mengatakan meski GoPay kini memiliki aplikasi yang berdiri sendiri, layanan GoPay tetap dapat digunakandan terus dikembangkan di aplikasi Gojek dan Tokopedia
Aplikasi GoPay hadir dengan ukuran ringan, kurang dari 25 MB sehingga dapat diunduh di berbagai jenis smartphone. Selain itu, aplikasi GoPay memiliki tampilan yang jelas dan ringkas sehingga mudah digunakan dan dipahami oleh siapapun.
“Peluncuranaplikasi GoPay menjadi salah satu titik pencapaian terpenting bagi GoTo Financial. Aplikasi ini kami hadirkan untuk memberikan akses layanan keuangan yang mudah dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang saat ini belum menggunakan Gojek maupun Tokopedia," kata Hans di Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Ditambahkan, data dari Bank Indonesia menunjukkan ada 97 juta orang dewasa di Indonesia yang masuk ke dalam kategori unbanked atau tidak memiliki akun di bank. Perusahaan menyasar mereka untuk memberikan akses finansial yang mudah dan aman.
“Kami mempersiapkan setiap aspek agar aplikasi ini benar-benar bisa menjangkau semua, mulai dari ukuran ringan kurang dari 25 MB di Android hingga desain ringkas sehingga mudah dipahami dan memberikan user experience terbaik bagi pengguna. Melalui aplikasi GoPay, kami ingin menghilangkan keterbatasan masyarakat dalam mendapatkan layanan keuangan,” imbuh Hans.
Hans menambahkan ukuran ringan dan desain ringkas ini dihadirkan berdasarkan riset mendalam dan juga masukan dari pengguna. Tujuannya agar pengguna bisa dengan mudah menggunakan fitur-fitur yang ada. Seperti misalnya kirim uang, pembelian pulsa, pembayaran tagihan, pembelian voucher hiburan dan game hingga pembayaran menggunakan QRIS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



