Pacu Aplikasi Digital Berbasis Life-Centric, Bank Jago Bidik Jutaan Nasabah

AKURAT.CO, Pandemi Covid-19 memaksa sentuhan digitalisasi menjalar ke berbagai aspek terlebih aspek layanan keuangan digital. Hal ini membuat Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar Kharim meyakini, bahwa peningkatan penggunaan layanan keuangan digital akan berlanjut setelah pandemi Covid-19 dan bukan kembali ke perilaku sebelum krisis.
" Maka peluncuran aplikasi Jago adalah tonggak penting pencapaian aspirasi Jago untuk meningkatkan kesempatan tumbuh jutaan (nasabah) melalui solusi keuangan digital yangberfokus pada kehidupan," tutur Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (16/4/2021).
Menurutnya, aplikasi Jago sebagai life-centric finance solution. Pihaknya pun memandang pengelolaan uang bisa lebih sederhana, kolaboratif, dan inovatif.
" Cara mengelola keuangan seperti ini menempatkan aspek hidup sebagai prioritas utama dan keuangan sebagai prioritas selanjutnya,” ujar Kharim.
Lebih lanjut Kharim menjelaskan, pihaknya mengutamakan aspek penting apa yang menjadi kebutuhan nasabah. Dan itulah mengapa semua ini tercermin dalam fitur baru aplikasi Jago.
“ Kami banyak mendengar konsumen menginginkan hal-hal sederhana dalam mengalokasikan uang untuk tujuan yang berbeda. Misalnya belanja, transportasi, biaya pendidikan anak, hiburan dan tabungan jangka panjang. Itu sebabnya kami memperkenalkan fitur Kantong (pockets) yang memungkinkan nasabah Jago dapat mengatur Kantong yang berbeda-beda untuk masing-masing tujuan," paparnya.
Sementara itu, Direktur Digital Banking Peter van Nieuwenhuizen menyatakan teknologi modern Jago juga memfasilitasi integrasi yang cepat dan aman dengan sejumlah mitra digital ekosistem menggunakan APIs. Diantaranya Jago telah menjalin kemitraan strategis dengan Gojek, aplikasi layanan on-demand terdepan di ekosistem digital Indonesia yang diumumkan Desember tahun lalu.
“Saat ini integrasi produk antara Jago dan Gojek telah berada di tahap lanjut. Layanan ini akan tersedia dalam waktu singkat, setelah semuaprosesnya rampung,” terangnya.
Peter menjelaskan integrasi ini akan berkontribusi besar dalam menghadirkan kenyamanan bagi konsumen dan mengatasi persoalan sehari-hari yang sering dihadapi nasabah bank serta pengguna uang elektronik.
" Dengan mengintegrasikan layanan keuangan Jago ke berbagai pemenuhan kebutuhan (gaya) hidup sehari-hari, konsumen bisa lebih fokus pada hal-hal paling penting dalam hidup mereka. Hal ini juga akan berkontribusi positif pada inklusi keuangan, dan literasi keuangan, serta memperkuat fondasi ekonomi digital di Indonesia,” imbuh Peter.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


