Akurat Logo

Stok Barang Dagangan Tidak Laku? Begini Cara Menyiasatinya

| 24 September 2020, 14:30 WIB
Stok Barang Dagangan Tidak Laku? Begini Cara Menyiasatinya

AKURAT.CO Produk yang tidak laku merupakan mimpi buruk yang sering dialami oleh retailer. Inventaris yang bergerak lambat (atau tidak sama sekali) tidak hanya menghabiskan ruangan di toko kamu, tetapi juga mengikat modal, sehingga hanya memiliki sedikit dana untuk berinvestasi dalam bisnis.

Namun, ini suatu hal yang lumrah dalam proses bisnis. Barang yang semakin menumpuk tentunya akan menyebabkan pemilik usaha harus memutar otak untuk bisa menghabiskan stok barang.

Nah, beberapa hal ini bisa menjadi solusi bagi kamu agar stok barang yang tidak laku bisa cepat terjual dan habis.

1. Optimalkan Strategi Marketing
Langkah pertama yang harus kamu ambil adalah mengevaluasi strategi pemasaran yang selama ini sudah kamu lakukan. Cari tahu strategi mana yang efektif dan mana yang tidak.

Mungkin saja selama ini kamu masih belum memasarkan produk kamu kepada target yang tepat atau mungkin tampilan produk kamu di situs e-commerce kamu masih kurang menarik.

Cek kembali target audience dan cari tahu apakah kamu sudah menjual produk kamu pada orang-orang yang tepat. Telusuri gambar-gambar produk di website.

Mungkin kamu perlu memperbarui gambar-gambar produk kamu agar terlihat lebih menarik bagi calon pembeli.

Jika kamu sudah mempercantik gambar-gambar produk kamu, kamu bisa memasarkannya kembali di media sosial, melalui email marketing atau Google Display Network.

Targetkan kembali mereka yang pernah melihat produk-produk kamu yang belum terjual dengan menggunakan pesan yang kreatif.

2. Beri Diskon
Cara yang paling jelas untuk mengatasi produk yang tidak laku adalah dengan mendiskonkannya. Jika kamu memiliki produk yang tidak laku dalam jumlah banyak, kamu mungkin harus rela memberikan harga diskon sekitar 35-70 persen.

Tetapi ada beberapa taktik penjualan yang bisa kamu lakukan agar kamu tidak perlu mendiskonkan produk-produk kamu terlalu sering sepanjang tahun.

3. Pindahkan Display Barang
Bisa jadi barang kamu tidak laku karena letaknya yang kurang strategis dan sulit dijangkau oleh pembeli. Kamu bisa melakukan sedikit penelitian kepada toko anda, barang apa yang paling laris dan letaknya di mana?

Letak barang yang paling laris ini bisa kamu pindahkan ke tempat barang yang kurang laris. Untuk barang yang laris, biasanya tetap akan dibeli oleh pembeli walaupun tempat display-nya kurang strategis, hal ini mungkin dikarenakan barang ini sudah banyak dikenal dan dipercaya orang.

Sedangkan untuk barang baru, di mana promosinya masih sangat minim, maka akan tambah sulit dibeli orang jika diletakkan di display bagian belakang.

4. Sedekahkan
Jangan takut untuk menyedekahkan barang yang tidak laku, karena yakinlah tidak akan pernah rugi orang yang bersedekah. Bisa jadi ini pembuka jalan untuk datangnya rezeki yang lain.

5. Titip di Toko Lain
Setiap toko pasti mempunyai target pasar yang berbeda-beda, karena itu bekerja sama dengan toko lain untuk menitipkan barang anda, begitu juga sebaliknya.

Barang yang tidak laku di toko lain pun bisa di titipkan ke toko kamu. Dengan ini perputaran barang pun menjadi lebih cepat. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.