AKURAT.CO Kemajuan teknologi begitu pesat tak jarang memberikan peluang hadirnya penipuan investasi online alias investasi bodong.
Mengandalkan tipu daya, para penipuan investasi online ini mengincar mereka yang lengah dan kurang mendapat literasi soal keamanan investasi.
Lantas, bagaimana dong? Masak iya gara-gara para penipu investasi online ini kita tidak jadi investasi?
Memiliki investasi sangat penting untuk kelangsungan hidup jangka panjang. Tanpanya, kita bisa terus hidup pas-pasan, bahkan kerepotan di masa depan. Maka dari itu, buang jauh-jauh pikiran untuk tidak berinvestasi.
Agar bisa terhindar dari penipuan investasi online, kamu bisa lakukan 4 hal ini:
1. Jaga data pribadi
Penipuan investasi online bisa dilakukan karena penipu memiliki data diri pribadi korban. Untuk menghindari kemungkinan penipuan, maka jaga data-data pribadimu agar tidak jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab.
Ingat, jangan pernah mengunggah data pribadi seperti foto KTP, foto buku rekening, tanggal lahir, nama orang tua, foto NPWP, foto SIM dan data pribadi lainnya ke media sosial. Data-data tersebut dapat disalahgunakan dan rawan untuk dijadikan sasaran investasi online bodong.
2. Waspadai penelepon asing
Saat menerima telepon dari nomor tidak dikenal, kamu harus fokus dalam mendengar apa yang mereka sampaikan atau tanyakan. Dalam beberapa kasus penipuan investasi online, sang penipu akan menelepon calon korbannya seolah-olah dari instansi resmi.
Biasanya mereka akan berbicara dengan cepat agar kamu tidak sempat berpikir dan merasa terpojok untuk memberikan informasi yang mereka minta. Maka dari itu, jangan pernah memberikan data pribadi kepada orang asing agar tidak disalahgunakan.
Kamu juga bisa melakukan kroscek dengan menelepon atau menghubungi langsung instansi resmi yang namanya dicatut untuk mencari kebenaran. Jangan malas, karena ini menyangkut uangmu sendiri, lho.
3. Jangan mudah tergiur
Saat mencari informasi tentang investasi online, jangan mudah tergiur agar tidak tertipu. Penawaran yang sifatnya terlalu bagus untuk jadi kenyataan sebaiknya dihindari. Selain itu, saat proses pencarian informasi, ketika kamu menemukan hal-hal yang tidak wajar sebaiknya proses tersebut tidak usah dilanjutkan lagi.
4. Jangan sembarang memasang aplikasi
Kamu akan dapat menemukan beragam aplikasi untuk investasi online di Play Store atau App Store. Tapi jangan sembarangan dalam memilih aplikasi ya, karena bisa saja aplikasi tersebut merupakan aplikasi investasi bodong atau dapat mengambil data pribadimu.
Pilih aplikasi dari pengembang dan instansi terpercaya, serta biasakan untuk mencari ulasan aplikasi tersebut sebelum memasangnya di smartphone.
Investasi itu tujuannya untuk mendapat keuntungan, bukan malah duit melayang. Makanya untuk urusan investasi online pilih yang pasti-pasti saja dan sudah terbukti kualitasnya. Jangan sampai kamu terkena penipuan investasi online. Jadi mohon bijak sebelum investasi ya![]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan




