Capai Rp25 Juta Per Ekor hingga Dipakai Pesugihan, Ini 7 Fakta Menarik Ayam Cemani

AKURAT.CO, Ayam cemani memang menjadi salah satu jenis ayam yang tidak hanya populer di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Bahkan, ayam ini pernah terjual dengan harga mencapai Rp70 juta. Selain itu, ada juga yang menggunakannya sebagai pesugihan.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta menarik tentang ayam cemani.
1. Melegenda sejak zaman Majapahit
Ayam cemani juag disebut sebagai salah satu jenis ayam tertua di Indonesia. Sejak tahun 15 Masehi atau era keemasan kerajaan Majapahit, ayam cemani sudah diternak oleh Ki Ageng Mangkuhan. Bahkan, nama yang digunakannya, cemani, berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya hitam.
2. Asal mula warna hitam
Menurut kisah yang beredar, asal mula ayam cemani bisa memiliki warna hitam di sekujur tubuhnya karena dikawinkan dengan ayam berwarna hitam lainnya. Pemiliknya, Ki Ageng Mangkuhan ketika itu berhasil menyembuhkan sakit dari anak salah satu pejabat kerajaan, Lintang Katon. Karena keberhasilannya, akhirnya ki Ageng memutuskan untuk mengembangbiakkannya dengan mengawinkannya dengan ayam lainnya. Jadilah ayam cemani.
3. Simbol kesembuhan
Sejak saat digunakan untuk menyembuhkan penyakit tersebutlah ayam cemani dijadikan sebagai lambang kesembuhan dan keberuntungan. Bahkan, dalam beberapa upacara adat, ayam yang juga disebut sebagai ayam Kedu ini digunakan sebagai pelengkap.
4. Berbagai jenis dengan kekuatan berbeda-beda
Ayam cemani memiliki tiga jenis dengan manfaat magis yang berbeda-beda. Ayam cemani Widitra dikenal memiliki kekuatan gendam asmara dan penolak berbagai hal jahat. Ayam cemani Warastratama dikenal sebagai pelengkap upacara adat. Dan ayam cemani Kaikayi digunakan untuk mengangkat santet.
5. Memiliki gen yang bermutasi
Penyebab kondisi ayam cemani yang memiliki kulit hitam legam adalah adanya kondisi genetik yang disebut sebagai fibromelanosis. Kondisi ini menyebabkan mutasi gen Endothelian-3 (EDN-3) yang bertugas untuk membuat lapisan sel epidermis di seluruh tubuh ayam menghasilkan warna pigmen hitam.
6. Jumlah yang semakin langka
Dilansir dari Backyard Chicken Coop, jumlah ayam cemani di seluruh dunia tinggal 3,5 ribu ekor. Selain itu, produksi telurnya pun sangat terbatas. Dikutip dari American Poultry Association, produksi telur ayam cemani dimulai ketika berumur 4,6 hingga 6,5 bulan. Dalam satu tahun, satu ekor ayam cemani hanya mampu menghasilkan 56 hingga 77 telur.
7. Harga hingga Rp70 juta
Dengan semakin langkanya ayam cemani sekaligus tampilannya yang begitu eksotis, tak heran jika ayam cemani memiliki banderol harga yang fantastis. Dikutip dari Phoenix News Time, harga satu ekor ayam cemani dewasa bisa mencapai USD 5 ribu (Rp70 juta) untuk sepasang. Di Indonesia sendiri, harganya bisa sampai Rp25 juta.
Apakah kamu berminat membuka ternak ayam cemani?[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi




