Akurat Logo

Capai Rp25 Juta Per Ekor hingga Dipakai Pesugihan, Ini 7 Fakta Menarik Ayam Cemani

Swara Setia | 3 Maret 2020, 13:48 WIB
Capai Rp25 Juta Per Ekor hingga Dipakai Pesugihan, Ini 7 Fakta Menarik Ayam Cemani

AKURAT.CO, Ayam cemani memang menjadi salah satu jenis ayam yang tidak hanya populer di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Bahkan, ayam ini pernah terjual dengan harga mencapai Rp70 juta. Selain itu, ada juga yang menggunakannya sebagai pesugihan.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta menarik tentang ayam cemani.

1. Melegenda sejak zaman Majapahit

American Poultry Auctions



Ayam cemani juag disebut sebagai salah satu jenis ayam tertua di Indonesia. Sejak tahun 15 Masehi atau era keemasan kerajaan Majapahit, ayam cemani sudah diternak oleh Ki Ageng Mangkuhan. Bahkan, nama yang digunakannya, cemani, berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya hitam.

2. Asal mula warna hitam

Angamen



Menurut kisah yang beredar, asal mula ayam cemani bisa memiliki warna hitam di sekujur tubuhnya karena dikawinkan dengan ayam berwarna hitam lainnya. Pemiliknya, Ki Ageng Mangkuhan ketika itu berhasil menyembuhkan sakit dari anak salah satu pejabat kerajaan, Lintang Katon. Karena keberhasilannya, akhirnya ki Ageng memutuskan untuk mengembangbiakkannya dengan mengawinkannya dengan ayam lainnya. Jadilah ayam cemani.

3. Simbol kesembuhan

Elite Readers



Sejak saat digunakan untuk menyembuhkan penyakit tersebutlah ayam cemani dijadikan sebagai lambang kesembuhan dan keberuntungan. Bahkan, dalam beberapa upacara adat, ayam yang juga disebut sebagai ayam Kedu ini digunakan sebagai pelengkap.

4. Berbagai jenis dengan kekuatan berbeda-beda

Scoop Whoop



Ayam cemani memiliki tiga jenis dengan manfaat magis yang berbeda-beda. Ayam cemani Widitra dikenal memiliki kekuatan gendam asmara dan penolak berbagai hal jahat. Ayam cemani Warastratama dikenal sebagai pelengkap upacara adat. Dan ayam cemani Kaikayi digunakan untuk mengangkat santet.

5. Memiliki gen yang bermutasi

Trendsmap



Penyebab kondisi ayam cemani yang memiliki kulit hitam legam adalah adanya kondisi genetik yang disebut sebagai fibromelanosis. Kondisi ini menyebabkan mutasi gen Endothelian-3 (EDN-3) yang bertugas untuk membuat lapisan sel epidermis di seluruh tubuh ayam menghasilkan warna pigmen hitam.

6. Jumlah yang semakin langka

Wikimedia



Dilansir dari Backyard Chicken Coop, jumlah ayam cemani di seluruh dunia tinggal 3,5 ribu ekor. Selain itu, produksi telurnya pun sangat terbatas. Dikutip dari American Poultry Association, produksi telur ayam cemani dimulai ketika berumur 4,6 hingga 6,5 bulan. Dalam satu tahun, satu ekor ayam cemani hanya mampu menghasilkan 56 hingga 77 telur.

7. Harga hingga Rp70 juta

Wikimedia



Dengan semakin langkanya ayam cemani sekaligus tampilannya yang begitu eksotis, tak heran jika ayam cemani memiliki banderol harga yang fantastis. Dikutip dari Phoenix News Time, harga satu ekor ayam cemani dewasa bisa mencapai USD 5 ribu (Rp70 juta) untuk sepasang. Di Indonesia sendiri, harganya bisa sampai Rp25 juta.

Apakah kamu berminat membuka ternak ayam cemani?[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.