Akurat Logo

Cuitan 'Presiden Baru' CEO Bukalapak Bikin Heboh, #Uninstallbukalapak Trending

Khaerul S | 14 Februari 2019, 23:36 WIB
Cuitan 'Presiden Baru' CEO Bukalapak Bikin Heboh, #Uninstallbukalapak Trending

AKURAT.CO CEO BukaLapak, Achmad Zaky terkejut setelah melihat isi Twitter yang ramai dengan tagar #uninstallbukalapak dan telah dire-tweet sebanyak 6.000 lebih. Ramainya tagar tersebut berawal dari cuitannya mengenai "presiden baru".

"Omong kosong Industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," katanya dengan akun @achmadzaky, Rabu (14/2/2019).

Postingan CEO BukaLapak, Achmad Zaky yang meramaik. Twitter

Dia pun mulai memberikan penjelasan mengenai postingannya tersebut dan berharap para pengguna sosial media (sosmed) bisa menyikapi kalimatnya dengan bijak. Tanpa dibumbui kalimat yang memperkeruh keadaan, apalagi ditahun politik ini.

"Bangun-bangun viral tweet saya gara-gara "presiden baru" maksudnya siapapun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya :) lets fight for innovation budget," ujarnya.

Selain itu, postingannya tersebut menyinggung pemerintahan saat ini Joko Widodo - Jusuf Kalla agar mulai memperhatikan pada segmen penelitian dan pengembangan sumber daya manusia (Research and Development/R&D).

"Tujuan dari tweet saya adalah menyampaikan fakta bahwa dalam 20 sampai 50 tahun ke depan, kita perlu investasi di riset dan SDM kelas tinggi. Jangan sampai kalah sama negara-negara lain," cuitnya lagi.

"Kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia selama ini sangat menyemangati kami. Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju," sambungnya.

Usai dari postingan itu, dia mulai meminta maaf kepada pendukung kubu petahana akibat dari kalimat "presiden baru".

"Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yang kurang sesuai kata-kata saya jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti Ayah sendiri (sama-sama orang Solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya," ujarnya. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A