Akurat Logo

Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Incar Penyaluran KPR Subsidi Untuk 10.750 Rumah di 2025

Camelia Rosa | 15 Januari 2025, 17:03 WIB
Dukung Program 3 Juta Rumah, BNI Incar Penyaluran KPR Subsidi Untuk 10.750 Rumah di 2025

AKURAT.CO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menargetkan penyaluran pembiayaan rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera)  pada 2025 sebanyak 10.750 unit rumah subsidi, naik dari 10.021 unit tahun lalu.

Hal ini sebagai komitmen perseroan dalam mendukung program prioritas pemerintah, salah satunya adalah program 3 juta rumah yang bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 
 
"Kontribusi BNI dalam mendukung program prioritas pemerintah juga dilakukan melalui program FLPP yang diharapkan dapat mengatasi masalah backlog perumahan di Indonesia," ujar Direktur Retail Banking BNI, Corina Leyla Karnalies dalam keterangannya, Rabu (14/1/2025).
 
 
Dijelaskan Corina, BNI juga menargetkan KPR bersubsidi naik menjadi Rp1,8 triliun pada 2025 dibandingkan Rp1,6 triliun tahun lalu. Program KPR bersubsidi FLPP BNI disalurkan kepada masyarakat untuk memperoleh hunian pertama dengan kemudahan akses yang didapatkan melalui program ini. 
 
Lewat skema FLPP masyarakat bisa memiliki rumah dengan uang muka hingga 1% dan bantuan uang muka sebesar Rp4 juta untuk rumah tapak. Selain itu, masyarakat juga bisa menikmati bunga spesial sebesar 5% fixed hingga akhir periode kredit dengan tenor hingga 20 tahun. 
 
Adapun persyaratannya, penghasilan masyarakat yang dapat menerima program ini maksimum sebesar Rp7 juta untuk pekerja lajang dan Rp8 juta untuk yang sudah menikah. Tak hanya itu, lewat skema Tapera, BNI juga mendukung penyediaan rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 
 
"Melalui skema ini, masyarakat bisa memiliki rumah dengan uang muka hingga 1% dan bunga ringan sebesar 5% fixed selama periode kredit dengan tenor hingga 30 tahun. Syarat untuk menerima manfaat ini adalah peserta tapera dengan gaji maksimal Rp8 juta," terang Corina.
 
Corina meyakini, eengan cakupan yang luas, BNI memastikan bahwa program ini dapat dinikmati lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
 
Lewat pelaksanaan program FLPP dan Tapera, BNI melaksanakan fungsinya sebagai agent of development, menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan cita-cita penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia. 
 
"Komitmen ini menjadi bukti nyata peran aktif BNI dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tukas Corina. 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.