AKURAT.CO Beberapa waktu lalu, harga bitcoin mencetak rekor fantastis hingga melampaui USD100,000 tahun ini, dan salah satu penyebab utamanya adalah rencana besar Presiden terpilih AS, Donald Trump. Dimana langkah tersebut diyakini mampu mengubah arah ekonomi global.
Bitcoin tengah menjadi sorotan dunia. Setelah mencatatkan lonjakan harga yang luar biasa, kini mata uang kripto ini dihadapkan pada peluang baru dengan rencana ambisius dari Donald Trump. Dirinya mengusulkan pembentukan cadangan strategis bitcoin untuk Amerika Serikat, yang disebut-sebut bisa memperkuat posisi negara tersebut di ranah ekonomi digital.
Dilansir dari Reuters, Senin (23/12/2024), Pendiri MicroStrategy, Michael Saylor kebijakan ini tak hanya akan meningkatkan nilai dolar AS, tetapi juga membantu mengurangi utang nasional yang kini sudah menyentuh angka USD36 triliun. Bahkan, jika rencana ini berjalan mulus, cadangan bitcoin AS diproyeksikan mampu menghasilkan keuntungan hingga USD81 triliun.
Baca Juga: Tawarkan Keuntungan Berlimpah, Simak 10 Tips Investasi Bitcoin
Trump, yang awalnya skeptis terhadap bitcoin dan pernah menyebutnya sebagai “penipuan” pada 2021, kini berbalik mendukung penuh aset digital ini. Langkah ini tak hanya menunjukkan perubahan besar dalam pandangan Trump, tetapi juga menegaskan potensi bitcoin sebagai elemen penting dalam sistem ekonomi masa depan.
Tak hanya itu saja, rencana tersebut juga akan melibatkan pembelian tahunan sebesar 200,000 bitcoin hingga mencapai target 1 juta bitcoin. Dengan strategi tersebut, pasar modal digital global diperkirakan akan meroket dari USD2 triliun menjadi USD280 triliun, menjadikan AS sebagai pemain dominan dalam ekonomi digital.
Kebijakan ini diyakini akan menciptakan lonjakan permintaan terhadap Obligasi Treasury AS, yang pada gilirannya akan memperkuat sektor keuangan negara tersebut.
Berkat lonjakan harga bitcoin, perusahaan seperti MicroStrategy pun kian berjaya. Awalnya hanya perusahaan perangkat lunak, kini MicroStrategy dikenal sebagai pemilik cadangan bitcoin terbesar, bahkan melampaui valuasi pasar Nvidia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









