Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Kala Pandemi Pecut Dana Kelolaan Investor HNWI

AKURAT.CO, Adanya pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas masyarakat, membuat kelompok ekonomi kelas menengah dan kelas atas yang memiliki pendapatan lebih memilih tidak memakainya untuk belanja, karena lebih berhati-hati dan menahan diri di masa pandemi. Ekstra pendapatan tersebut pada akhirnya digunakan untuk berinvestasi di pasar modal.
Perubahan pola konsumsi masyarakat ini mempercepat akselerasi pertumbuhan industri pasar modal Tanah Air, termasuk industri reksadana yang menjadi aset penyimpan kekayaan para investor high net-worth individuals (HNWI).
" Peningkatan dana kelolaan HNWI ini juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terjaga. Tingkat PDB per kapita Indonesia berhasil naik 8,6 persen ke USD4.349,5 atau setara Rp62,2 juta di tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, " ujar Direktur Bareksa Prioritas Ricky Rachmatulloh di Jakarta, Jumat (12/8/2022).
Adapun pertumbuhan dana kelolaan (asset under management/AUM) sampai Juni 2022 tercatat menyentuh hingga 10 kali lipat dalam tiga tahun terakhir hingga Juni 2022. Seiring dengan melesatnya tren digital wealth management di Indonesia.
Pertumbuhan ini juga didukung oleh mayoritas investor yang sudah semakin teredukasi dalam menggunakan digital platform, serta peran pendampingan advisor yang membantu dalam mendapatkan informasi dan memilih produk investasi.
" Pertumbuhan signifikan dalam dana kelolaan dan jumlah investor Bareksa Prioritas menandakan kebutuhan nasabah HNWI untuk mengakses pengelolaan kekayaan secara digital, terutama selama pandemi yang membatasi investor berinteraksi secara tatap muka langsung dengan para advisors, " ucapnya.
Sementara itu, COO Bareksa Ni Putu Kurniasari menjelaskan fenomena yang terjadi pada Bareksa Prioritas melewati masa pandemi dapat mewakili tren digital wealth management di Indonesia saat ini. Pandemi Covid-19 sejak 2020 bukanlah penghalang, tetapi justru berperan sebagai akselerator karena mempercepat digitalisasi industri wealth management Tanah Air.
Lebih lanjut Chief Investment Officer Jagartha Advisors Erik Argasetya menambahkan selama tiga tahun belakangan ini, layanan yang diberikan oleh Bareksa Prioritas berupa pendampingan advisor dan riset rutin terkait kondisi pasar modal sangat bermanfaat bagi para investor HNWI untuk mengambil langkah investasi.
" Terbukti, pertumbuhan jumlah dana AUM yang masuk melejit melebihi pertumbuhan jumlah klien sejak 2019," pungkasnya.
Sebagai informasi, Bareksa Prioritas diperuntukkan bagi nasabah high net worth segment dengan dana kelolaan minimum Rp5 miliar. Berdiri sejak 2018, Bareksa Prioritas menyediakan berbagai layanan yang diperuntukkan bagi high net worth segment mulai dari laporan riset, fitur teknologi Bareksa untuk Bareksa Prioritas, hingga customer loyalty program yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Akses konsultasi dengan penasihat investasi juga menjadi salah satu manfaat unggulan yang ditawarkan Bareksa Prioritas bagi nasabahnya. Sebagai penasihat investasi independen, pendiri Jagartha Advisors memiliki gabungan keahlian dan pengalaman selama 25 tahun, baik dalam asset management, private banking, wealth management dan penasihat investasi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




