Strategi Qomar Investama Rekrut Karyawan Korban PHK di Tengah Pandemi COVID-19

AKURAT.CO,Tahun 2020 baru berjalan namun guncangan ekonomi telah terjadi begitu hebatnya. Ekonomi tiba-tiba ambruk dalam sekejap akibat menyebarnya virus COVID-19 ke seluruh dunia. Pandemi virus Corona atau COVID-19 yang mewabah di lebih dari 200 negara telah mengubah keadaan. Aktivitas perekonomian, olahraga, ibadah dan lain sebagainya terganggu sehingga terpaksa melakukan penyesuaian.
Banyak sekali sektor bisnis yang terdampak pandemi ini, termasuk perusahaan yang dimiliki oleh Alfian Khomari, yakni PT Qomar Investama Indonesia (Qomar Thousand Group), perusahaan yang menjadi holding company dan mempunyai anak perusahaan yang bergerak di beberapa sektor bisnis antara lain properti, agrobisnis, perdagangan umum, pengelolahan minyak Sawit CPO minyak kelapa CNO, kontraktor jaringan infrastruktur IT, dan investasi.
“Dari semua sektor lini bisnis mayoritas terdampak, omzet perusahaan saya mengalami penurunan secara drastis. Namun ada satu sektor yang masih bisa menjadi peluang untuk mengamankan cash flow perusahaan, yaitu sektor pangan agrobisnis,” sebut Alfian Khomari, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2020).
Menurutnya penyebaran virus Corona atau COVID-19 di dunia, termasuk ke Indonesia berdampak ke sejumlah sektor usaha di Tanah Air. Mulai dari pariwisata hingga perdagangan, namun tidak dengan sektor pertanian.
Pasalnya sektor pertanian justru menjadi pengaman dalam menghadapi wabah COVID-19. Hal itu seperti disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, bahwa Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar untuk sektor pertanian. Adanya wabah ini justru pertanian harus makin digenjot karena masyarakat sangat membutuhkan panganan yang sehat.
"Adanya musibah wabah virus COVID-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Melalui 3 pilar penyuluhan, pelatihan dan pendidikan kami terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor,” ujar Dedi Nursyamsi.
Dedi menjelaskan pelaku di industri pertanian harus bisa memanfaatkan peluang di tengah pandemi COVID-19 ini.
"Pandemi membuat aktivitas impor akan mandeg. Ini peluang buat petani kita untuk meningkatkan produksinya dan olahannya terutama dalam 11 komoditas pangan seperti padi, jagung, kedelai, daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, cabai merah dan sebagainya. Masyarakat akan lebih banyak konsumsi produk lokal dan tentunya yang sehat," ujar Dedi.
Di kondisi pandemi seperti saat ini permintaan kebutuhan pokok pangan pertanian mengalami peningkatan. Itulah yang masih menjadi potensi untuk menjaga omzet perusahaan Qomar Thousand Group. Bahkan menariknya lagi, anak perusahaan yang bergerak di sektor agrobisnis, PT Qomar Agro Nusantara, justru merekrut beberapa bekas karyawan yang telah terkena PHK.
“Hal ini dilakukan karena perusahaan melihat permintaan pasar di bidang ini yang mengalami peningkatan serta perusahaan ingin turut serta mengambil peran kecil di kondisi ketika banyak perusahaan lain melakukan PHK massal dan banyak penggangguran terjadi di sektor bisnis,” ujar Alfian Khomari CEO Qomar Thousand Group yang masih berusia 23 tahun ini.
Selain itu, melalui divisi CSRnya, Qomar Thousand Group turut mengambil peran sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dengan membagikan sembako kepada masyarakat serta melakukan donasi alat kesehatan kepada Dinas Kesehatan atau rumah sakit yang membutuhkan di sekitar area Surabaya dan Sidoarjo.
“Di kondisi seperti saat ini para pengusaha harus ambil peran dan bergerak ikut serta membantu dalam mengurangi beban pemerintah, walaupun peran kecil hal itu akan sangat membantu. Mari kita semua berdoa bersama semoga musibah yang kita alami segera selesai dan semua lekas membaik supaya aktivitas dapat berjalan normal seperti semula khususnya di sektor bisnis,” pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah




