Air Asia Berkomitmen Berhenti Jualan Rokok di Penerbangannya

AKURAT.CO Air Asia akan berhenti menjual rokok pada penerbangannya menurut Chief Executive Officer (CEO) Air Asia, Tony Fernandes.
"Saya sangat bangga mengumumkan bahwasanya Airasia akan berhenti menjual rokok bebas pajak, ditambah dengan semua kantor kami yang bebas-rokok dan memberi insentif kepada staf untuk berhenti merokok dengan asuransi yang lebih baik. Kami akan melakukan kebijakan konkret," ujarnya melalui laman Anadolu, Senin (23/9/2019).
Dirinya mendesak agar semua pemerintah di ASEAN untuk berhenti merokok di tempat umum, lihat berapa banyak yang kita habiskan untuk masalah merokok terkait kesehatan.
"Maka dengan itu, terhitung mulai 1 Januari 2019, pemerintah Malaysia memberlakukan larangan merokok di semua restoran dan kios, baik itu ruangan tertutup maupun terbuka," pungkasnya.
Namun, lanjut Tony, ada masa sosialisasi enam bulan sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, yang artinya undang-undang itu belum ditegakkan, dan penangguhan hukuman enam bulan kemudian diperpanjang hingga akhir tahun.
Dan pada tanggal 1 Januari 2020 mendatang, bagi para perokok yang tertangkap di restoran akan menghadapi denda maksimum RM10.000 atau hukuman penjara kurang lebih dua tahun lamanya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




