Ada Waktunya Nanti, Investasi Deposito Tak Lagi Menguntungkan

AKURAT.CO, Investasi di deposito perbankan dalam dua tahun ke depan tidak akan lagi menguntungkan karena suku bunga dana yang terus turun menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia, kata Direktur Utama PT Bank Mandiri Persero Tbk.
Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dalam seminar "Beyond Wealth" di Jakarta, Selasa (26/9), memerkirakan investasi unggulan akan berpindah ke produk lain seperti "Unit-Linked" dan instrumen pasar uang.
"Investasi di deposito mungkin lama-lama akan tidak menguntungkan, oleh karena itu produk investasi lain seperti 'Unit-Linked dan pasar uang bisa jadi pilihan," ujar dia.
Seperti diketahui, Bank Indonesia pada pekan ketiga September 2017 telah memangkas suka bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 25 basis poin menjadi 4,25 persen atau secara akumulatif sebesar 175 basis poin sejak awal 2016.
Selain transmisi dari suku bunga acuan, laju inflasi yang terkendali ke batas bawah tiga persen juga akan memaksa perbankan untuk menurunkan suku bunga dananya.
Tiko, sapaan akrab Kartika, mengatakan pola investasi di Indonesia saat ini juga memang menunjukkan dinamika. Misalnya, kini beberapa investor di Indonesia berani menanamkan modalnya untuk perusahaan rintisan atau "startup".
"Investor juga ada yang melirik investasi langsung di proyek pemerintah," ujarnya.
Khusus di Bank Mandiri, dana kelolaan nasabah kaya atau "Fund Under Management/FUM" untuk pengelolaan kekayaan nasabah (wealth management) mencapai Rp169 triliun dengan pertumbuhan 14,9 persen hingga akhir Agustus 2017.
Namun, mayoritas dana tersebut masih bersarang di instrumen dana pihak ketiga (DPK) dengan komposisi 70 persen, dengan 30 persennya investasi.
"Biasanya ketika suku bunga bank turun, dana masuk ke pasar modal. karena memberikan imbal hasil yang lebih maksimal dibanding deposito," ujar Direktur Distribusi Bank Mandiri Hery Gunardi. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




