AKURAT.CO PT Hutama Karya membidik sejumlah proyek infrastruktur atau proyek strategis nasional baru yang sejalan dengan Asta Cita pemerintah utamanya dalam pembangunan jalan, pembangunan koridor penghubung, serta pembangunan bendungan pada 2025.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengungkapkan, dari sisi proyek gedung, perusahaan fokus pada optimalisasi fasilitas kesehatan dengan mengejar proyek Rumah Sakit di beberapa wilayah terpencil di Indonesia.
Dijelaskan, berbekal portofolio yang cukup matang dalam pembangunan jalan, bendungan, hingga gedung, perseroan siap mengeskalasi sumber daya yang dimiliki untuk fokus pada proyek infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan mendukung program prioritas pemerintah.
"Hutama Karya akan mengedepankan inovasi teknologi, pemberdayaan tenaga kerja, hingga penggunaan material lokal yang berkualitas sehingga kehadiran proyek dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat sekitar," terang Adjib dikutip Rabu (15/1/2024).
Dari sisi Jalan Tol Trans Sumatera atau JTTS, lanjutnya, di tahun 2025 Hutama Karya akan menyelesaikan 6 ruas tol yaitu Junction Palembang, Betung - Tempino - Jambi Seksi 4 (Tempino - Ness), Rengat - Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Bypass Pekanbaru - Siak), Palembang - Betung Sebagian Seksi 1 (Gandus - Rengas), Palembang - Betung Seksi 2 (Rengas - Pulau Rimo - Pangkalan Balai) dan Palembang - Betung Seksi Struktur (IC Gandus, IC Pulau Rimo, dan TIP STA 71) dengan pembebasan lahan selesai pada TW II 2025.
Perusahaan juga merencanakan perolehan PPJT baru untuk 2 ruas JTTS yakni Tol yaitu Jambi - Rengat sepanjang 192,23 Km dan Rengat - Pekanbaru (Seksi Rengat - Junction Pekanbaru) sepanjang 176,20 Km.
"Pengusahaan kedua ruas Jalan Tol tersebut juga selaras dengan arah pemerintah untuk mendukung jaringan transportasi dan pengembangan kawasan strategis seperti Kawasan Industri Kuala Enok, Kawasan Taman Nasional Berbak dan Bukit Tigapuluh, Komplek Candi Muaro Jambi, dan Taman Nasional Kerinci Seblat. Sedangkan ruas Jalan Tol Rengat - Pekanbaru (Seksi Rengat - Junction Pekanbaru) dapat mendukung pengembangan kawasan strategis seperti Kawasan Industri Tanjung Buton dan Kawasan Industri Pulau Burung," tukas Adjib.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









