Akurat Logo

Beroperasi Selama Nataru 2025, KAI Pertimbangkan Lanjutkan Layanan Direct Train Jakarta - Yogyakarta dan Jakarta - Semarang

Hefriday | 23 Desember 2024, 16:08 WIB
Beroperasi Selama Nataru 2025, KAI Pertimbangkan Lanjutkan Layanan Direct Train Jakarta - Yogyakarta dan Jakarta - Semarang

AKURAT.CO Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Didiek Hartantyo, menyatakan bahwa kelanjutan layanan Direct Train atau kereta api tanpa transit jurusan Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Semarang masih menunggu hasil evaluasi. Layanan ini dioperasikan secara khusus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Direct Train ini sifatnya masih uji coba, yang kita operasikan di Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Untuk kelanjutannya, nanti kita evaluasi dari aspek keselamatan,” ujar Didiek dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2024).

Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk memastikan layanan ini dapat berjalan aman dan nyaman. Dari aspek keselamatan, KAI mempertimbangkan durasi perjalanan tanpa henti yang mencapai lima jam. Hal ini menuntut konsentrasi penuh dari masinis dan kondektur agar terhindar dari kelelahan yang dapat memengaruhi kinerja.

Baca Juga: Bos Damri dan KAI Sebut Tarif Transportasi Umum Tak Terdampak PPN 12 Persen

Selain aspek keselamatan, KAI juga meninjau tingkat minat masyarakat terhadap layanan ini. “Kalau responnya bagus, kemungkinan besar kita akan lanjutkan,” kata Didiek. Dia menambahkan bahwa layanan ini dirancang untuk penumpang yang ingin perjalanan langsung tanpa perlu transit di stasiun-stasiun tengah.

Layanan Direct Train menawarkan perjalanan langsung yang menghubungkan Stasiun Gambir dengan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Yogyakarta. Jadwal perjalanan mencakup rute Gambir-Semarang (pukul 23.20 WIB – 04.25 WIB) dan Semarang-Gambir (pukul 11.00 WIB – 16.00 WIB). Perjalanan menuju Yogyakarta juga tersedia dengan waktu tempuh sekitar lima jam.

Pengoperasian layanan ini dimulai pada 20 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Rute Gambir-Yogyakarta dan Gambir-Semarang diharapkan memberikan alternatif perjalanan yang praktis dan nyaman bagi masyarakat, terutama selama musim liburan.

Didiek menegaskan, evaluasi terhadap layanan ini tidak hanya mencakup aspek keselamatan dan kenyamanan, tetapi juga aspek komersial. KAI ingin memastikan bahwa layanan Direct Train dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Selain membahas layanan Direct Train, Didiek juga menanggapi kabar terkait rencana merger antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Industri Kereta Api (INKA). Menurutnya, KAI masih menunggu arahan lebih lanjut dari Menteri BUMN Erick Thohir mengenai hal ini.

“Kita baru mendapatkan informasi dari Pak Menteri kemarin. Kalau memang ada arahan pemegang saham, kita siap melaksanakannya,” ujar Didiek. Merger ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan sinergi dalam pengelolaan transportasi kereta api di Indonesia.

Langkah uji coba layanan Direct Train dan rencana merger dengan PT INKA menunjukkan komitmen KAI untuk terus berinovasi dalam menyediakan layanan transportasi terbaik bagi masyarakat. Dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan aspek komersial, KAI optimistis dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

Keputusan akhir terkait kelanjutan layanan Direct Train diproyeksikan akan diumumkan setelah periode Natal dan Tahun Baru berakhir, menyusul evaluasi menyeluruh dari berbagai aspek yang telah ditentukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa