Akurat

Anak Perusahaan BUMN Ini Genjot Pembangunan Taman Herbal di Sumut

| 16 November 2022, 17:30 WIB
Anak Perusahaan BUMN Ini Genjot Pembangunan Taman Herbal di Sumut

AKURAT.CO PT Brantas Abipraya (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini tengah menggenjot pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) yang berlokasi di Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

TSTH2 nantinya akan digunakan sebagai pusat riset dan inovasi pengembangan herbal dan hortikultura, yang digunakan untuk penelitian pengembangan bibit hortikultura yang berkualitas tinggi dan bertaraf internasional.

THST2 ini merupakan program prioritas nasional dalam pengembangan lumbung pangan nasional. Pembangunan TSTH2 dilakukan sesuai dengan prinsip bangunan ramah lingkungan sehingga dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. 

Peletakan batu pertama pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura itu dilakukan pada Desember 2021 lalu dan ditargetkan selesai pada awal 2023.

“Selaku kontraktor, lewat pembangunan TSTH2 Brantas Abipraya menunjukkan kontribusinya dalam mendukung Pemerintah untuk menghadapi tatangan krisis pangan sekaligus pemulihan ekonomi nasional dengan menyediakan lapangan pekerjaan  bagi masyarakat,” ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas dalam keterangannya, Rabu (16/11/2022).

Anas menambahkan beberapa pembangunan yang dilakukan diantaranya adalah Gedung Riset Pertanian, pembangunan Gedung Riset Herbal-1, pembangunan mess karyawan, Gedung Utilitas Riset, pembangunan Screen House sebanyak tiga unit, pembangunan Smart Green House, Rumah Kontrol Pertanian, dan bangunan penunjang plus tambahan infrastruktur kawasan.

Pembangunan TSTH2 ini adalah bukti komitmen Brantas Abipraya yang terus berkontribusi untuk Indonesia yang saat ini adalah mendukung terwujudnya pusat riset dan inovasi tanaman obat dan hortikultura bertaraf internasional. 

Melalui Pembangunan TSTH2 ini nantinya diharapkan juga dapat mendukung pelaksanaan food estate di tingkat nasional.

Pembangunan TSTH2 dilakukan sesuai dengan prinsip bangunan ramah lingkungan sehingga dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. 

Sebagai tambahan informasi, peletakan batu pertama pembangunan tersebut dilakukan oleh Meteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, pada 2021 lalu.

Turut mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo, Wakil Menteri LHK Alue Dohong, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. 

Anas menutup dengan mengatakan Brantas Abipraya akan terus mendukung pemerintah dalam meningkatkan dan percepatan infrastruktur nasional dengan selalu ada untuk Indonesia, memberikan yang terbaik lewat karya konstruksi Brantas Abipraya yang mumpuni, khususnya dalam pengerjaan TSTH2 ini, pengerjaannya akan kami pacu agar dapat tuntas dengan tepat waktu dan dengan kualitas yang terbaik. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.