Akurat

Menengok Jejak Bambang Susantono yang Disebut Jadi Calon Kepala IKN Terkuat!

| 23 Februari 2022, 20:10 WIB
Menengok Jejak Bambang Susantono yang Disebut Jadi Calon Kepala IKN Terkuat!

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebentar lagi bakal mengumumkan calon kepala ibu kota baru (IKN).

Jokowi mengungkapkan calon pemimpin IKN bakal dipilih minggu depan. Calonnya pun bakal dipilih dari luar partai politik.

Salah satu nama kuat yang mencuat adalah Bambang Susantono bakal calon kuat memimpin ibu kota di Kalimantan Timur tersebut.

Seperti diketahui, Bambang Susantono lahir dari 4 November 1963. Pada 1996 dia meraih gelar master tata kota dan wilayah di Universitas California, Berkeley.

Bambang Susantono dikenal sebagai pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi. Ia diangkat sebagai Wakil Menteri Perhubungan pada tahun 2010-2014 dengan tugas membantu Menteri Perhubungan dalam membenahi sektor transportasi di Indonesia.

Sebelumnya, ia juga menjadi Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan setelah Menteri Perhubungan sebelumnya Evert Ernest Mangindaan mengundurkan diri karena terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada tahun 2007-2010. Untuk mengurai masalah transportasi, Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) periode 2004-2010 ini lebih menekankan pada sistem transportasi yang humanis.

Adaun pada tingkat internasional, ia pernah menjabat sebagai Vice President East Asia Society of Transportation Studies (EASTS) dan hingga kini menjadi anggota Board of Trustees untuk The Southsouth North Foundation di Johannesburg, Afrika Selatan yang bergerak di bidang perubahan iklim dan lingkungan. 

Sejak tahun 2012, ia menjabat sebagai Komisaris utama PT Garuda Indonesia, Tbk.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai memberi sinyal siapa Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Sosoknya akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Kepala Negara juga memastikan bahwa Kepala Otorita IKN akan dijabat oleh seseorang dari kalangan non-partai politik.

"Non-partai," ucap Presiden Jokowi di Jakarta, Selasa (22/2/2022).

Presiden Jokowi mengungkapkan sejumlah alasan pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Presiden Jokowi, ketimpangan di sejumlah bidang kehidupan yang terjadi di Pulau Jawa dan luar Jawa menjadikan pemerintah mengambil langkah tersebut.

" Sekali lagi perpindahan ini adalah untuk pemerataan, baik pemerataan infrastruktur, pemerataan ekonomi dan juga keadilan sosial," ungkapnya.

Jokowi menjelaskan bahwa Ibu Kota Nusantara akan menggagas konsep Smart Forest City, di mana 70 persen dari area IKN akan menjadi area hijau.

Selain itu, pengelolaan transportasi, sistem pengairan, sistem kelistrikan, infrastruktur komunikasi, hingga pelayanan publik juga akan menggunakan teknologi modern.

"Konsep besarnya adalah Smart Forest City, banyak hijaunya dan banyak hutannya. Semuanya dikelola dengan teknologi modern baik transportasi, baik sistem pengairan, baik sistem kelistrikan, baik infrastruktur komunikasi, baik pelayanan publik," tandasnya.[] 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.