BTN Buka Kompetisi Inovasi Perumahan, Pendaftaran hingga 30 November

AKURAT.CO Kebutuhan rumah di Jawa Tengah yang masih mencapai sekitar 990.000 unit membuka peluang besar bagi pengembangan industri perumahan.
Namun, tantangannya bukan sekadar menambah jumlah rumah, melainkan juga memastikan hunian yang dibangun terjangkau, layak, nyaman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Persoalan tersebut menjadi fokus PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam roadshow BTN Housingpreneur Batch 3 di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Senin (19/10).
Baca Juga: BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali
Mengusung tema “Rumah Zaman Now: Jawab Kebutuhan, Wujudkan Kelayakan”, kegiatan ini mengajak mahasiswa, akademisi, dan pelaku industri mengembangkan inovasi yang menjawab persoalan nyata di sektor perumahan.
Regional Head BTN Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Fitri Novianty R. Kusuma mengatakan, berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kebutuhan rumah di wilayah tersebut masih sekitar 990.000 unit. Kondisi ini menunjukkan bahwa prospek bisnis perumahan masih terbuka lebar, termasuk bagi pengembangan ekosistem pendukungnya.
“Ketika kita berbicara tentang perumahan, yang terbayang mungkin adalah rumah dan bangunan. Padahal, ekosistem housing jauh lebih luas, mulai dari desain dan tata kota, material, konstruksi, teknologi, solusi digital, efisiensi energi, hingga akses pembiayaan. Tantangannya bukan hanya membangun lebih banyak rumah, tetapi bagaimana menghadirkan hunian yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Fitri.
Menurut Fitri, BTN saat ini juga terus memperluas perannya melalui strategi Beyond Mortgage, yakni mengembangkan bisnis yang tidak hanya berfokus pada KPR, tetapi juga ekosistem perumahan dan layanan digital. Di sisi layanan, BTN juga telah menghadirkan Digital Store BTN KCP Karangayu, Semarang, sebagai bagian dari penguatan transformasi digital.
Melalui BTN Housingpreneur, Fitri berharap mahasiswa dan pelaku usaha Jawa Tengah dapat mengembangkan gagasan baru, termasuk kawasan hunian yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung kehidupan masyarakat.
“Ide yang baik tidak harus langsung sempurna. Yang penting berangkat dari kebutuhan nyata dan memiliki manfaat,” katanya.
Baca Juga: BTN Ajak Mahasiswa ITB Ciptakan Inovasi untuk Perumahan
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. mengapresiasi BTN Housingpreneur sebagai sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan dan mengembangkan kompetensi di luar perkuliahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang





